Harga EUR/USD naik ke $1,1562 setelah data pekerjaan AS yang lemah mengangkat euro dari level terendah 7 minggu
Pasangan mata uang EUR/USD mengalami rebound signifikan pada 4 Agustus, naik ke 1,1562 setelah sempat turun ke level terendah tujuh minggu di 1,1391 di awal minggu. Pemulihan ini dipicu oleh laporan pekerjaan AS yang mengecewakan, yang menunjukkan bahwa nonfarm payrolls meningkat hanya 73.000 di bulan Juli, jauh di bawah estimasi konsensus 100.000.
Artikel ini diterjemahkan dari aslinya. Baca versi asli oleh koresponden kami di sini.
Sorotan
- EUR/USD pulih dari 1,1391 setelah data gaji AS meleset, saat ini diperdagangkan di dekat 1,1562
- Laporan tenaga kerja AS yang lemah meningkatkan peluang penurunan suku bunga Fed menjadi 75 persen, menekan dolar
- Euro menghadapi prospek yang beragam karena ECB tetap berhati-hati sementara AS memberlakukan tarif ekspor Uni Eropa yang baru
Revisi pada bulan-bulan sebelumnya memberikan gambaran yang lebih suram, secara tajam meningkatkan probabilitas penurunan suku bunga Federal Reserve pada bulan September menjadi 75 persen, naik dari 45 persen. Pelemahan dolar memberikan ruang bagi euro untuk pulih meskipun ada hambatan perdagangan dan inflasi yang sedang berlangsung di zona euro. Pelemahan ekonomi AS saat ini menempatkan Federal Reserve pada jalur yang lebih dovish daripada Bank Sentral Eropa, yang telah mempertahankan pendekatan wait and see. Pasar masih menetapkan probabilitas 60 persen penurunan suku bunga ECB pada bulan Desember, tetapi perbedaan kebijakan jangka pendek saat ini mendukung dukungan euro.
Euro pulih namun menghadapi resistensi dan risiko perdagangan
Secara teknikal, EUR/USD tetap berada di bawah saluran naik sebelumnya, setelah menembus di bawah EMA 50-hari di 1,1548 dan menyentuh support kritis di EMA 100-hari di dekat 1,1369. Penutupan bullish pada hari Jumat menunjukkan bahwa para pembeli berusaha untuk merebut kembali momentum, meskipun 1,1608 tetap menjadi penghalang resistensi langsung. Penutupan di atas level tersebut akan menandakan pemulihan sentimen bullish jangka pendek.

Dinamika harga EUR/USD (Sumber: TradingView)
Namun, risiko terhadap Euro tetap ada. Data inflasi dari bulan Juli menunjukkan IHK Zona Euro bertahan di 2,0%, sedikit di atas ekspektasi. Sementara itu, tarif AS sebesar 15 persen untuk ekspor Uni Eropa yang baru saja diumumkan menimbulkan ketidakpastian yang dapat membatasi kenaikan lebih lanjut untuk euro. Jika sentimen melemah atau kebijakan AS berubah lagi, pasangan ini mungkin sekali lagi menguji support kunci di 1,1450 atau 1,1369.
Liputan sebelumnya menyoroti kerapuhan pada support channel EUR/USD dan meningkatnya tekanan turun dari penggerak teknikal dan makroekonomi. Rebound minggu ini mengkonfirmasi permintaan jangka pendek di dekat 1,1390, namun pasangan ini harus merebut kembali 1,1608 untuk mempertahankan momentum kenaikan. Perbedaan kebijakan antara Fed dan ECB akan tetap menjadi pendorong yang dominan.
Berita EUR/USD Terbaru
- Forex
- Crypto