Kontrak berjangka AS terpecah saat investor menantikan data tenaga kerja Juni
Kontrak berjangka saham AS bergerak variatif pada Kamis pagi karena investor menantikan laporan pekerjaan bulan Juni, sebuah ujian penting bagi ekspektasi suku bunga setelah minggu yang volatil pada saham-saham teknologi. Kontrak berjangka Nasdaq memimpin penurunan, sementara kontrak berjangka Dow naik tipis, menunjukkan perpecahan antara tekanan pada saham pertumbuhan dan ketahanan relatif pada nama-nama blue-chip.
Sorotan
- Kontrak berjangka Nasdaq 100 turun 0,55% seiring berlanjutnya tekanan teknologi.
- Kontrak berjangka Dow naik 0,06%, mengungguli kontrak yang padat teknologi.
- Investor menantikan data pekerjaan Juni dan petunjuk suku bunga Fed.
Artikel ini diterjemahkan dari aslinya. Baca versi asli oleh koresponden kami di sini.
Pelemahan sektor teknologi mendorong pergerakan awal
Kontrak berjangka indeks Nasdaq 100 turun 0,55% ke 29.928,00, sementara kontrak berjangka indeks S&P 500 turun 0,09% ke 7.537,00. Sementara itu, kontrak berjangka Dow Jones Industrial Average naik 0,06% ke 52.701,00. Underperformance Nasdaq mengikuti gelombang aksi jual lainnya pada saham-saham terkait chip dan AI. Investor menjadi lebih berhati-hati terhadap sektor ini setelah reli kuat di paruh pertama membuat valuasi menjadi sangat tinggi dan membuat pasar lebih sensitif terhadap tanda-tanda pelemahan permintaan atau imbal hasil yang lebih lambat pada pengeluaran AI, Yahoo! Finance melaporkan.
Tekanan tidak terbatas pada Wall Street. Kospi Korea Selatan turun hampir 8%, terbebani oleh aksi jual tajam pada saham semikonduktor, menurut pembaruan pasar. Pembuat chip memori SK Hynix dan Samsung Electronics termasuk yang paling terpukul setelah antusiasme baru-baru ini seputar infrastruktur AI berganti menjadi aksi ambil untung.
Kelemahan tersebut membantu menjelaskan mengapa Nasdaq terpukul lebih keras daripada Dow. Dow mencakup lebih sedikit nama teknologi besar dan semikonduktor, sehingga kurang terpapar pada tekanan terbaru pada saham-saham terkait AI.
Data pekerjaan menjadi pusat perhatian
Peristiwa utama bagi investor adalah laporan nonfarm payrolls bulan Juni, yang akan dirilis pada pukul 08:30 pagi ET. Para ekonom memperkirakan ekonomi AS telah menambah sekitar 115.000 pekerjaan pada bulan Juni, sementara tingkat pengangguran diperkirakan bertahan di 4,3%.
Data tersebut dapat membentuk ekspektasi untuk langkah Federal Reserve selanjutnya. Laporan tenaga kerja yang lebih kuat dari perkiraan dapat memperkuat kekhawatiran bahwa ekonomi tetap terlalu kokoh bagi pembuat kebijakan untuk segera melonggarkan kebijakan. Angka yang lebih lemah dapat mendukung argumen bahwa Fed memiliki lebih banyak ruang untuk menunggu.
Pasar juga sedang mencermati komentar terbaru dari Ketua Fed Kevin Warsh, yang mendesak investor untuk fokus pada data yang masuk daripada mengandalkan panduan ke depan dari bank sentral.
Ujian sempit bagi kepercayaan pasar
Pasar berjangka yang variatif menunjukkan betapa sentimen telah menjadi sangat bergantung pada kepemimpinan teknologi dan data ekonomi. Nasdaq tetap rentan terhadap aksi jual pada saham AI dan chip, sementara kenaikan tipis Dow menunjukkan investor tidak meninggalkan ekuitas secara luas.
Laporan pekerjaan dapat menentukan apakah kehati-hatian awal pada hari Kamis berubah menjadi penarikan yang lebih dalam. Jika perekrutan terlihat tangguh, pedagang mungkin memperhitungkan peluang yang lebih tinggi untuk kenaikan suku bunga lagi tahun ini. Jika pasar tenaga kerja mendingin, tekanan pada saham pertumbuhan bisa mereda, meskipun kekhawatiran tentang valuasi AI mungkin tetap ada.
Seperti yang kami laporkan sebelumnya, harga Brent turun seiring meredanya ketegangan Selat Hormuz.
- Forex
- Crypto