Tweet tersebut telah dihapus oleh penulis.
Tapi kami menyimpan semuanya 🙂.
Spiros Margaris, pendiri dan pemilik Margaris Ventures, mengangkat isu mengenai bagaimana Wall Street akan mengembangkan generasi mendatang para bankir senior seiring dengan mulai digantikannya tugas-tugas yang secara tradisional ditangani oleh bankir junior oleh kecerdasan buatan.
Artikel ini diterjemahkan dari aslinya. Baca versi asli oleh koresponden kami di sini.
Margaris menekankan bahwa meskipun teknologi dapat mengotomatisasi banyak fungsi, mengembangkan kemampuan penilaian, hubungan, dan kepercayaan tetap menjadi tantangan yang kompleks bagi sektor keuangan.
Margaris sebelumnya mencatat bahwa Uber dengan cepat menghabiskan anggaran AI-nya untuk tahun 2026, sehingga memunculkan pertanyaan apakah investasi perusahaan-perusahaan di bidang kecerdasan buatan benar-benar menghasilkan hasil yang dapat diukur. Ia juga menilai pengajuan penawaran umum perdana (IPO) Anthropic sebagai titik penting bagi kepercayaan di pasar AI publik. Perkembangan ini mencerminkan pengawasan yang terus berlanjut terhadap adopsi AI dan adaptasi sektor keuangan.