Tweet tersebut telah dihapus oleh penulis.
Tapi kami menyimpan semuanya 🙂.
Changpeng Zhao, mantan CEO Binance, telah memberikan peringatan tentang taktik canggih yang digunakan oleh para peretas Korea Utara. Menurut Zhao, para peretas ini tidak hanya canggih tetapi juga kreatif dan sabar dalam melakukan pendekatan.
Artikel ini diterjemahkan dari aslinya. Baca versi asli oleh koresponden kami di sini.
Dalam sebuah tweet baru-baru ini, Zhao merinci bagaimana para peretas ini menyamar sebagai kandidat pekerja untuk menyusup ke perusahaan, dengan fokus khusus pada posisi pengembangan, keamanan, dan keuangan. Selain itu, mereka juga menggunakan persona pemberi kerja palsu untuk melancarkan skema mereka. Peringatan ini menggarisbawahi sifat ancaman siber yang terus berkembang yang dihadapi oleh organisasi secara global, yang menekankan perlunya peningkatan kewaspadaan siber dan proses perekrutan yang ketat.