Tweet tersebut telah dihapus oleh penulis.
Tapi kami menyimpan semuanya 🙂.
Changpeng Zhao mengemukakan kekhawatirannya mengenai kompleksitas pengelolaan dompet yang berisi sejumlah besar token, dengan mencatat bahwa memiliki puluhan ribu token dapat membuat antarmuka perangkat lunak menjadi kurang ramah pengguna.
Artikel ini diterjemahkan dari aslinya. Baca versi asli oleh koresponden kami di sini.
Ia menyarankan agar, alih-alih mentransfer token ke alamatnya sendiri sebelum membakarnya, pengguna dapat langsung mengirimkan token yang berlebih ke alamat pembakaran untuk mempermudah proses tersebut dan menjadikannya lebih efektif.
Sebelumnya, Changpeng Zhao menyampaikan kekhawatirannya terkait langkah-langkah Uni Eropa yang membatasi akses pengguna terhadap likuiditas global. Ia juga mengomentari perkembangan tata kelola perusahaan, termasuk penyelesaian sengketa proxy oleh CEA Industries dan penunjukan seorang direktur dewan direksi baru. Pernyataan-pernyataan terbaru ini semakin memperkuat keterlibatan Zhao yang berkelanjutan dalam isu-isu operasional dan regulasi di sektor kripto.