Tweet tersebut telah dihapus oleh penulis.
Tapi kami menyimpan semuanya 🙂.
George Raymond Zage III, seorang investor dan pengamat teknologi, memperkirakan munculnya pusat data yang menggunakan batu bara sebagai sumber tenaga sebelum adanya pusat data yang menggunakan reaktor modular kecil (SMR). Dalam konteks global, kebutuhan akan pusat data terus meningkat seiring dengan lonjakan permintaan akan layanan digital yang lebih masif. Istilah 'superscaler' merujuk pada perusahaan besar yang mengembangkan infrastruktur komputasi dalam skala besar, dan pertanyaannya saat ini adalah siapa yang akan memimpin dalam adopsi energi alternatif ini.
Pandangan Zage tentang potensi dominasi batu bara dalam infrastruktur pusat data memperluas diskusi sebelumnya mengenai peran pembangkit listrik termal sebagai solusi jangka pendek untuk kesenjangan energi global, sebagaimana diulas dalam peningkatan pembangkit listrik termal. Dinamika ini juga berkaitan dengan pengamatan Zage pada Business Energy Summit tentang perlunya kolaborasi lintas sektor dalam menjawab tantangan ketahanan energi dan transisi menuju sumber daya yang lebih berkelanjutan.