PU Prime: Peringatan dikeluarkan atas akun Telegram yang tidak sah
PU Prime telah mengeluarkan peringatan resmi kepada para klien setelah mengidentifikasi semakin banyak individu dan saluran online yang tidak sah yang meniru merek broker tersebut, terutama di Telegram. Pernyataan ini muncul ketika platform trading online menghadapi peningkatan risiko dari penipuan berbasis media sosial yang menargetkan trader ritel.
- Dipilih oleh 2 700+ pedagang lokal dalam 3 bulan terakhir.
- Pedagang rata-rata memperoleh 12% lebih per bulan dibandingkan broker lainnya.
Artikel ini diterjemahkan dari aslinya. Baca versi asli oleh koresponden kami di sini.
Broker ini mengatakan bahwa masalah ini semakin meningkat seiring dengan ekspansi globalnya, sehingga mendorong perusahaan untuk mengklarifikasi saluran komunikasi resminya secara terbuka dan memperkuat perlindungan yang dirancang untuk melindungi dana dan informasi pribadi klien.
Saluran resmi diklarifikasi di tengah meningkatnya peniruan
Dalam sebuah pernyataan resmi yang dirilis pada awal Januari, PU Prime menekankan bahwa mereka hanya mengoperasikan dua saluran Telegram yang terverifikasi: @puprimemain dan @puprimecommunity. Grup atau akun Telegram lain yang menggunakan nama, logo, atau merek PU Prime tidak berafiliasi dengan perusahaan.
Pialang juga mengonfirmasi bahwa kehadiran media sosial resminya terbatas pada platform yang sudah mapan, termasuk, X (sebelumnya Twitter), LinkedIn, Instagram, YouTube, dan TikTok, masing-masing di bawah akun PU Prime yang terverifikasi. Perusahaan memperingatkan bahwa peniru sering kali mencoba memikat klien melalui pesan pribadi atau grup tidak resmi, dengan mengaku mewakili broker.
PU Prime menekankan bahwa mereka tidak akan pernah meminta setoran atau pembayaran melalui media sosial atau aplikasi perpesanan. Semua pendanaan klien, katanya, hanya dapat diselesaikan melalui Portal Klien PU Prime atau aplikasi seluler resmi PU Prime.
Alat verifikasi dan tindakan hukum
Untuk membantu klien menghindari aktivitas penipuan, PU Prime mendorong pengguna untuk mengandalkan Alat Verifikasi Saluran Resmi, yang memungkinkan pedagang untuk mengonfirmasi apakah situs web, kontak, atau saluran benar-benar terkait dengan broker. Perusahaan mendesak klien untuk melakukan "sangat berhati-hati" dan menghindari keterlibatan dengan platform apa pun yang tidak secara eksplisit terdaftar sebagai resmi.
PU Prime juga menyatakan bahwa mereka berhak untuk mengambil tindakan hukum terhadap operator skema peniruan, sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku. Langkah ini mencerminkan upaya industri yang lebih luas untuk memerangi penipuan keuangan karena penipuan semakin bergeser ke platform pesan terenkripsi.
Didirikan sebagai pialang multi-aset, PU Prime menyediakan akses ke forex, komoditas, indeks, dan instrumen lainnya, dengan menekankan pada operasi yang teregulasi, infrastruktur yang aman, dan layanan klien yang transparan.
Baca juga: PU Prime meluncurkan Verification Hub untuk memperkuat keamanan trader
- Forex
- Crypto