Buana Finance raih fasilitas kredit Rp500 miliar dari Bank Danamon

Buana Finance raih fasilitas kredit Rp500 miliar dari Bank Danamon
Buana Finance raih kredit

Buana Finance menambah dukungan pendanaan dengan memperoleh fasilitas kredit Rp500 miliar dari Bank Danamon pada 26 Oktober 2026. Pinjaman berjangka ini memiliki tenor maksimal 48 bulan dan diarahkan untuk memperkuat modal kerja pembiayaan konsumen serta sewa guna usaha keuangan.

Sorotan

  • PT Buana Finance Tbk memperoleh fasilitas kredit Rp500 miliar dari PT Bank Danamon Indonesia Tbk dengan tenor maksimal 48 bulan mulai 26 Oktober 2026.
  • Dana kredit digunakan untuk modal kerja, termasuk penyaluran kredit customer finance dan financial lease, guna memperkuat pembiayaan konsumen Buana Finance.
  • Fasilitas kredit dijamin dengan piutang Buana Finance dan perusahaan menyatakan tidak ada dampak material terhadap keuangan, hukum, atau keberlanjutan usaha.

Rincian fasilitas dan penggunaan dana

Seperti disampaikan oleh Kontan, mengutip Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia, penandatanganan perjanjian fasilitas kredit antara PT Buana Finance Tbk dan PT Bank Danamon Indonesia Tbk dilakukan pada Senin, 26 Oktober 2026. Dalam keterangan resmi yang dikutip dari keterbukaan tersebut, Corporate Secretary Buana Finance Ahmad Khaetami menyatakan perseroan telah menandatangani perjanjian fasilitas kredit pada hari yang sama.

Fasilitas ini berbentuk term loan atau pinjaman berjangka dengan tenor maksimal 48 bulan. Dana dari Bank Danamon digunakan untuk kebutuhan modal kerja Buana Finance, yang mencakup penyaluran kredit untuk customer finance atau pembiayaan konsumen serta financial lease atau sewa guna usaha keuangan.

Dampak terhadap operasional dan profil jaminan

Untuk jaminan kredit, fasilitas pinjaman ini dijamin dengan piutang milik Buana Finance. Struktur tersebut menunjukkan perusahaan memanfaatkan aset pembiayaan yang ada untuk mendukung akses pendanaan dari perbankan.

Perseroan juga menegaskan tidak ada dampak material dari kejadian atau informasi ini terhadap kondisi keuangan, aspek hukum, maupun keberlanjutan usaha Buana Finance. Bagi sektor pembiayaan, tambahan fasilitas bank seperti ini umumnya menjadi penopang likuiditas perusahaan dalam menjaga kapasitas penyaluran pembiayaan.

Pembiayaan dana tunai Adira Finance per Agustus 2026 menjadi sorotan dalam artikel kami sebelumnya, dengan realisasi mencapai Rp 8,4 triliun dan prospek pertumbuhan yang dinilai masih terbuka hingga akhir tahun. Kami juga menekankan bahwa persaingan yang kian dinamis membuat perusahaan cenderung menyalurkan pembiayaan secara lebih selektif dan prudent untuk menjaga kualitas portofolio dan pengelolaan risiko.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.