Core Scientific akan mengubah lokasi penambangan Bitcoin menjadi pusat data AI

Core Scientific akan mengubah lokasi penambangan Bitcoin menjadi pusat data AI
Semakin banyak penambang yang beralih ke kecerdasan buatan

Core Scientific, salah satu penambang Bitcoin terbesar, berencana mengubah fasilitasnya di Texas menjadi pusat data berskala besar yang berfokus pada kecerdasan buatan. Perusahaan ini bertujuan mengembangkan lokasi Pecos menjadi sebuah kompleks dengan kapasitas daya total hingga 1,5 GW, di mana sekitar 1 GW di antaranya tersedia untuk disewakan kepada klien.

Artikel ini diterjemahkan dari aslinya. Baca versi asli oleh koresponden kami di sini.

Dalam siaran persnya, Core Scientific menyatakan bahwa lokasi tersebut akan menjadi pusat berkapasitas tinggi untuk beban kerja AI, mengutip meningkatnya permintaan akan infrastruktur komputasi. Menurut CEO Adam Sullivan, perusahaan memanfaatkan keahlian internalnya untuk membangun dan mengembangkan infrastruktur AI generasi berikutnya.

Sebagai bagian dari transisi ini, sekitar 300 MW daya yang saat ini digunakan untuk penambangan Bitcoin akan dialihkan ke operasi pusat data. Ruang data pertama telah menyelesaikan pekerjaan fondasi dan kini memasuki tahap konstruksi vertikal, dengan kapasitas awal diperkirakan tersedia pada awal 2027.

Core Scientific juga telah mengamankan tambahan 300 MW daya melalui kontrak dengan penyedia energinya dan sedang menjajaki ekspansi lebih lanjut melalui solusi "behind-the-meter", yang berarti akses langsung ke sumber daya. Untuk mendukung proyek ini, perusahaan telah mengakuisisi lebih dari 200 acre lahan di kawasan tersebut.

Penambang mana yang beralih ke AI

Pergeseran Core Scientific mencerminkan tren yang lebih luas di kalangan perusahaan penambangan. Seiring dengan menurunnya margin penambangan Bitcoin, perusahaan-perusahaan mencari sumber pendapatan baru dan semakin beralih ke AI. Pada Februari, MARA Holdings mengakuisisi 64% saham perusahaan infrastruktur Prancis Exaion untuk memperluas ke layanan AI. Penambang lain, termasuk Hive, Hut 8, TeraWulf, dan Iren, juga mengubah lokasi penambangan menjadi pusat data.

Untuk membiayai ekspansinya, Core Scientific sebelumnya mengumumkan rencana untuk menggalang $3,3 miliar melalui obligasi beragun yang jatuh tempo pada 2031. Dana ini akan digunakan untuk mengembangkan pusat data di Georgia, Texas, North Carolina, dan Oklahoma. Selain itu, perusahaan memperoleh fasilitas kredit sebesar $1 miliar dari Morgan Stanley pada Maret.

Secara historis, Core Scientific memperoleh sebagian besar pendapatannya dari penambangan aset digital, tetapi kini semakin beralih ke layanan infrastruktur. Transisi serupa terjadi di seluruh industri, di mana lokasi industri yang kurang dimanfaatkan, termasuk bekas pabrik peleburan aluminium, dialihfungsikan menjadi fasilitas komputasi berkinerja tinggi dan AI.

Mengapa penambangan tidak lagi menguntungkan

Penambangan Bitcoin secara bertahap menjadi kurang menguntungkan akibat kombinasi faktor-faktor. Pertama, peristiwa halving — yang terjadi kira-kira setiap empat tahun — memotong hadiah penambangan menjadi setengah. Setelah halving terbaru pada 2024, pendapatan penambang turun secara signifikan, sementara biaya tetap sama atau bahkan meningkat. Kedua, persaingan semakin ketat: daya komputasi yang bergabung ke jaringan semakin banyak, tingkat kesulitan penambangan meningkat, dan dibutuhkan lebih banyak sumber daya untuk menghasilkan setiap BTC. Tekanan

tambahan datang dari harga energi dan biaya peralatan. Dalam lingkungan suku bunga tinggi dan modal yang mahal, memelihara dan meningkatkan infrastruktur menjadi lebih sulit, terutama bagi perusahaan publik yang memiliki kewajiban utang. Akibatnya, penambang mencari sumber pendapatan yang lebih stabil. Inilah sebabnya mengapa banyak pihak, termasuk Core Scientific, mengalihkan kapasitas ke bidang AI dan komputasi berkinerja tinggi, di mana permintaan tumbuh lebih cepat dan pendapatan lebih dapat diprediksi.

Perlu dicatat bahwa bulan lalu Core Scientific mendapatkan fasilitas kredit hingga $1 miliar dari Morgan Stanley.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.