MAS tambahkan Hyperliquid ke Investor Alert List Singapura

MAS tambahkan Hyperliquid ke Investor Alert List Singapura
Hyperliquid masuk daftar peringatan MAS

Hyperliquid telah ditambahkan ke Investor Alert List Singapura, menempatkan platform perdagangan terdesentralisasi tersebut pada daftar peringatan publik yang sama dengan Binance dan Bybit. Langkah ini bukan merupakan pelarangan, namun menandakan bahwa pengguna lokal yang berdagang melalui platform tersebut tidak menerima perlindungan investor dari Monetary Authority of Singapore (MAS).

Sorotan

  • MAS menambahkan Hyperliquid ke Investor Alert List Singapura.
  • Pencantuman ini adalah peringatan konsumen, bukan larangan atau tindakan penegakan hukum.
  • Binance, KuCoin, dan Bybit sebelumnya telah ditambahkan ke daftar yang sama.

Artikel ini diterjemahkan dari aslinya. Baca versi asli oleh koresponden kami di sini.

Peringatan MAS menargetkan aktivitas tanpa izin

Investor Alert List dikelola oleh MAS sebagai daftar peringatan konsumen bagi entitas yang mungkin secara keliru dianggap berlisensi atau teregulasi di Singapura. BeInCrypto melaporkan bahwa pencantuman Hyperliquid tidak memblokir akses ke platform atau tokennya, dan Hyperliquid menyatakan tidak pernah mengeklaim memiliki lisensi MAS.

Kasus ini menarik perhatian karena tim kecil Hyperliquid, yang dipimpin oleh co-founder Jeff Yan, pindah ke Singapura pada tahun 2024. Proyek tersebut memilih negara kota itu sebagai basis tetapi tidak mengajukan lisensi lokal, menurut laporan tersebut. Hyperliquid menyatakan bahwa jaringannya tetap tidak berubah dan bursa tersebut beroperasi melalui infrastruktur tanpa izin (permissionless), dengan pedagang tetap memegang hak asuh mandiri (self-custody) atas dana mereka.

MAS sebelumnya mencantumkan Binance pada tahun 2021 dan kemudian memerintahkannya untuk berhenti melayani penduduk Singapura. KuCoin ditambahkan pada bulan Februari, sementara Bybit ditambahkan pada 17 Juni karena melayani penduduk tanpa otorisasi. Berbeda dengan bursa terpusat tersebut, Hyperliquid beroperasi melalui model yang lebih terdesentralisasi, membuat sinyal regulasi ini lebih diawasi secara ketat oleh sektor perdagangan on-chain yang lebih luas.

HYPE turun tipis, namun volume bertahan

Reaksi pasar cukup terkendali. Token HYPE milik Hyperliquid turun sekitar 3% setelah berita tersebut dan diperdagangkan mendekati $62 pada hari Jumat. Token tersebut tetap berada di bawah rekor tertingginya pada 16 Juni sebesar $76,70, namun masih sekitar 65% lebih tinggi dibandingkan setahun yang lalu.

Dukungan investor juga tetap terlihat. CEO Bitwise Hunter Horsley berpendapat bahwa pasar masih meremehkan potensi Hyperliquid, mengutip basis pengguna dan pendapatan biayanya. Bitwise telah berupaya meluncurkan produk investasi terkait HYPE, yang mencerminkan upaya untuk memperluas eksposur terhadap token tersebut di kalangan investor tradisional.

Multicoin Capital, yang memegang posisi HYPE dalam jumlah besar, memperkirakan pendapatan Hyperliquid tahun 2025 sekitar $873 juta dan menyatakan platform tersebut menghasilkan volume perdagangan sekitar $2,9 triliun pada tahun itu. Mereka juga menempatkan pangsa open interest perpetual terdesentralisasi Hyperliquid di atas 59%. Pada bulan Maret, S&P Dow Jones Indices melisensikan S&P 500 untuk kontrak perpetual resmi pertamanya, yang kini diperdagangkan di Hyperliquid.

Sinyal Singapura untuk pasar on-chain

Peringatan ini penting karena memperluas pengawasan regulasi Singapura melampaui bursa terpusat besar dan menuju platform perdagangan tanpa izin. Hal ini dapat membentuk bagaimana platform on-chain lainnya mendekati perizinan, akses pengguna, dan klaim publik tentang status regulasi.

Bagi Hyperliquid, dampak bisnis langsung tampaknya terbatas. Akses tidak diblokir, volume tetap bertahan, dan investor besar terus berpendapat bahwa penggunaan platform mendukung valuasi yang lebih tinggi. Namun, pencantuman ini menambah risiko regulasi yang nyata pada proyek yang telah menjadi salah satu tempat terbesar dalam perdagangan perpetual terdesentralisasi. 

Kami sebelumnya telah menyoroti bahwa Hyperliquid memasuki pasar prediksi saat HYPE turun.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.