Indonesia laporkan pertumbuhan ekonomi 5,45 persen, tertinggi di G20
Pemerintah Indonesia menyatakan pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 5,45 persen di tengah penguatan investasi dan sektor-sektor produktif. Angka ini disampaikan dalam Sidang Kabinet Paripurna di Jakarta dan diklaim berada di atas rata-rata global 3 persen serta menjadi yang tertinggi di kelompok G20.
Sorotan
- Ekonomi Indonesia tumbuh 5,45 persen per Oktober 2026, tertinggi di G20, didorong investasi dan sektor produktif.
- PMI manufaktur naik ke 52,4, surplus perdagangan 7,25, pengangguran turun ke 4,65 persen terendah sejak 1994, dan defisit APBN 1,24 persen.
- Pemerintah lanjutkan insentif PPN rumah Rp2–5 miliar, relaksasi jaminan sosial, dan penyesuaian standar emas industri ke 99,9 persen.
Indikator ekonomi dan stabilitas makro
Seperti dilaporkan Kompas.com, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa ekonomi Indonesia tumbuh 5,45 persen dalam sesi tertutup Sidang Kabinet Paripurna di Istana, Jakarta, Rabu, 21 Oktober 2026. Ia mengatakan laju pertumbuhan itu ditopang oleh investasi dan penguatan sektor produktif, serta menempatkan Indonesia sebagai negara dengan pertumbuhan tertinggi di antara anggota G20 dan salah satu yang tertinggi di ASEAN.Airlangga juga memaparkan sejumlah indikator pendukung, termasuk PMI manufaktur yang naik ke 52,4 dan tetap berada di atas ambang ekspansi 50. Selain itu, surplus perdagangan disebut positif 7,25, indeks keyakinan konsumen berada di 118,1, tingkat pengangguran tercatat 4,65 persen dan disebut sebagai yang terendah sejak 1994, sementara rasio gini membaik ke 0,368.
Pemerintah, menurut Airlangga, terus menjaga disiplin fiskal dan stabilitas sistem keuangan untuk menopang keberlanjutan pertumbuhan. Defisit APBN tercatat 1,24 persen dan masih sesuai arah yang direncanakan, sedangkan Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan di 5,75 persen.
Dari sisi pasar keuangan dan perbankan, imbal hasil surat berharga negara tenor 10 tahun berada di 7,21 persen. Cadangan devisa disebut cukup untuk membiayai 6,5 bulan impor pada level 146,3 miliar dollar U.S., pertumbuhan kredit perbankan mencapai 13,65 persen, dana masyarakat tumbuh 10,94 persen, modal perbankan berada di 24,10, dan rasio kredit bermasalah tercatat 2,11 persen.
Kebijakan lanjutan untuk perumahan dan industri
Pada sektor perumahan, pemerintah merencanakan kelanjutan fasilitas PPN ditanggung pemerintah untuk rumah di atas Rp2 miliar hingga maksimal Rp5 miliar. Airlangga juga menyebut relaksasi iuran untuk program Jaminan Kehilangan Pekerjaan dan Jaminan Kematian, bersama tambahan manfaat jaminan ketenagakerjaan dan dukungan bagi KPR bersubsidi.Di sektor industri perhiasan, pemerintah membahas penyesuaian standar kadar emas dari 99,99 persen menjadi 99,9 persen agar selaras dengan standar industri. Langkah-langkah itu menunjukkan pemerintah tidak hanya menekankan stabilitas makro, tetapi juga menyiapkan insentif sektoral untuk menjaga konsumsi, aktivitas industri, dan pembiayaan rumah tangga.
Dalam ulasan kami sebelumnya tentang pertumbuhan kredit BCA hingga Agustus 2026, kami mencatat ekspansi kredit yang ditopang segmen korporasi, komersial, dan UKM, dengan laju kredit UKM melampaui rata-rata industri. Artikel itu juga menyoroti bahwa kualitas aset tetap terjaga, tercermin dari rasio NPL yang rendah, sehingga memperlihatkan penyaluran pembiayaan masih terkendali dari sisi risiko.
- Forex
- Crypto