Dmytro Kharkov

Teknikal bearish tetap bertahan: Euro vs Dolar turun di bawah rata-rata utama

Teknikal bearish tetap bertahan: Euro vs Dolar turun di bawah rata-rata utama
Euro vs Dolar turun 0,50% hari ini

Euro vs Dollar (EUR/USD) diperdagangkan pada $1,1487, mencatat penurunan harian sebesar 0,50%. Pasangan ini tetap jauh di bawah SMA-20 ($1,1552), SMA-50 ($1,1712), dan SMA-200 ($1,1686), menegaskan tekanan berkelanjutan dari penjual di semua kerangka waktu utama.

Artikel ini diterjemahkan dari aslinya. Baca versi asli oleh koresponden kami di sini.

EUR/USD prediksi harga
24H 0.02%
1.1576
48H 0.03%
1.1578
7D -0.01%
1.1573
1M -1.29%
1.1425
3M 0.93%
1.1682
6M 0.51%
1.1633
12M 2.11%
1.1818
Harga saat ini: $ 1.1574 0.000710 0.06%
Data Waktu Nyata 17:09
Rentang harian 1.1565 Arrow from to Icon 1.1568
Rentang mingguan 1.1500 Arrow from to Icon 1.1589
Loading...

Sorotan

  • Menteri Keuangan U.S. menegaskan adanya rencana darurat untuk aksi militer yang menargetkan infrastruktur minyak Iran guna mengamankan Pulau Kharg di tengah operasi bersama dengan Israel.
  • Bessent mengisyaratkan strategi minyak U.S. dapat secara tidak langsung menguntungkan sekutu Asia seperti Jepang, Korea, Indonesia, dan Malaysia melalui pengalihan hasil penjualan minyak Iran.
  • EUR/USD tetap berada di bawah tekanan bearish yang berkelanjutan, diperdagangkan di bawah resistance utama dengan proyeksi rentang lima hari sebesar $1.1489 hingga $1.1536; probabilitas penurunan lebih lanjut melebihi 80% kecuali terjadi breakout di atas $1.1591.

Rencana kontinjensi U.S. saat infrastruktur minyak menjadi alat tawar

Menteri Keuangan Scott Bessent membela serangan militer U.S. baru-baru ini terhadap infrastruktur Iran sejak dimulainya operasi gabungan dengan Israel, dengan menyatakan bahwa semua opsi tetap terbuka untuk mengamankan Pulau Kharg, pusat penting produksi minyak Iran. Ia menyatakan bahwa U.S. telah menyiapkan rencana kontinjensi untuk tindakan ini, menggambarkan strategi tersebut sebagai pemanfaatan aset minyak Iran sendiri. Bessent juga mencatat bahwa hasil penjualan minyak dapat menguntungkan sekutu Asia seperti Jepang, Korea, Indonesia, dan Malaysia. Menteri Keuangan menyampaikan komentar ini dalam sebuah wawancara pada hari Minggu.

Sinyal momentum bearish saat indikator menyimpang pada risiko korektif

Sinyal Momentum untuk EUR/USD tetap sangat bearish, dengan MACD dan ADX D1 sama-sama menunjukkan tekanan jual yang kuat. MACD berada pada posisi 'Strong Sell', sementara ADX menegaskan tren penurunan yang kuat; harga diperdagangkan jauh di bawah rata-rata pergerakan utama dan level Ichimoku Kijun ($1,1591) yang bertindak sebagai resistensi langsung. Terdapat divergensi teknikal, karena RSI D1 mencatat angka lemah 46,44, dan Stoch RSI D1 menunjukkan kondisi overbought di 91,75, menyoroti potensi risiko korektif. CCI dan Awesome Oscillator netral, sementara pembacaan BBP yang sedikit positif mengisyaratkan upaya pembeli intraday yang singkat, namun tetap tertutupi oleh tekanan jual momentum secara luas.

Skenario penurunan lebih diunggulkan karena perdagangan dalam kisaran membatasi kenaikan

Dalam jangka pendek, EUR/USD diperkirakan tetap berada dalam kisaran sempit antara $1,1489 dan $1,1536, mencerminkan volatilitas tipikal relatif terhadap level saat ini yang sedikit di bawah resistensi. Probabilitas kenaikan harga sangat rendah (di bawah 20%), dan penurunan lebih lanjut tetap menjadi skenario dengan probabilitas lebih tinggi. Ekspektasi dasarnya adalah konsolidasi sideways antara support dan resistance langsung. Pergerakan di atas $1,1591 (Kijun) diperlukan untuk pembalikan bullish, sementara perdagangan yang berkelanjutan di bawah $1,1489 meningkatkan risiko perpanjangan penurunan lebih lanjut.

Viktoras Karapetjanc, pakar di Traders Union, melihat EUR/USD menghadapi tekanan berkelanjutan dari kelemahan teknikal yang persisten dan risiko geopolitik yang terus berlangsung terkait ketegangan U.S.-Iran. Ia menyoroti bahwa momentum bearish tetap dominan, dengan indikator momentum utama dan rata-rata pergerakan tertekan oleh sentimen penjual yang luas. Probabilitas terjadinya rebound signifikan sangat rendah tanpa adanya katalis yang jelas. Namun, analis tersebut tetap waspada terhadap potensi perubahan fundamental jika ada berita kebijakan atau peningkatan selera risiko. "Jika EUR/USD kembali ke $1.1591 karena berita makro atau kebijakan yang positif, momentum bisa dengan cepat berbalik menguntungkan pembeli."

Sebelumnya, para analis mencatat bahwa momentum bearish terus mendominasi euro terhadap dolar, dengan risiko penurunan tetap berlaku di berbagai kerangka waktu. Lanskap saat ini memperkuat pandangan negatif ini, menyoroti bahwa penurunan lebih lanjut masih mungkin terjadi sementara perdagangan yang berkelanjutan di bawah support $1,1489 dapat memicu penurunan yang lebih cepat.

Informasi ini didasarkan pada perkiraan dan tidak merupakan nasihat investasi atau jaminan hasil di masa depan. Kondisi pasar dapat berubah. Lihat Disclaimer dan Integritas Editorial kami untuk detail lebih lanjut.