Bank Muamalat catat pertumbuhan dua digit pengguna MADINA

Bank Muamalat catat pertumbuhan dua digit pengguna MADINA
MADINA tumbuh pesat

Dalam keterangan resmi yang disampaikan Kamis, Bank Muamalat menyebut layanan cash management system Muamalat Digital Access, atau MADINA, terus memperkuat transaksi nasabah korporasi hingga akhir 2025. Peningkatan ini terjadi seiring strategi kemitraan dengan berbagai institusi dan pengembangan fitur layanan digital untuk segmen korporasi. Perseroan juga mengaitkan kinerja platform tersebut dengan penguatan dana murah atau CASA.

Sorotan

  • Jumlah pengguna MADINA Bank Muamalat naik 13% yoy menjadi lebih dari 13.700, volume transaksi tembus Rp48 triliun hingga akhir 2025.
  • Penambahan fitur online FX dan virtual account pada MADINA mendorong kenaikan transaksi virtual account hingga 14% yoy menjadi 4,9 juta transaksi dengan nilai Rp7,8 triliun.
  • Bank Muamalat fokus penetrasi ke sektor institusi, ekosistem syariah, dan korporasi untuk menjaga pertumbuhan layanan cash management dan CASA melalui kemitraan strategis.

Pertumbuhan pengguna dan transaksi hingga akhir 2025

Jumlah pengguna MADINA naik 13% secara tahunan menjadi lebih dari 13.700 pengguna hingga akhir 2025. Pada periode yang sama, frekuensi transaksi meningkat 12% secara tahunan menjadi 2 juta transaksi. Volume transaksi layanan ini juga menembus lebih dari Rp48 triliun.

Direktur Utama Bank Muamalat Imam Teguh Saptono mengatakan hasil tersebut mencerminkan keberhasilan strategi perseroan dalam memperluas kerja sama dengan berbagai institusi. Menurut dia, bank juga menjalankan sejumlah inisiatif yang dinilai relevan untuk mendorong pemakaian layanan. Pernyataan itu disampaikan dalam keterangan resmi pada Kamis, 9 April 2026.

Penambahan fitur digital dorong layanan korporasi

Salah satu inisiatif yang dijalankan pada tahun lalu adalah penambahan fitur online foreign exchange, atau online FX, pada MADINA. Fitur ini memungkinkan nasabah korporasi melakukan transaksi valuta asing secara daring dengan kurs counter. Bank Muamalat menyatakan layanan tersebut juga membukukan kinerja positif dari sisi volume transaksi.

Selain itu, layanan virtual account yang terintegrasi dengan MADINA turut mencatat kenaikan frekuensi transaksi sebesar 14% secara tahunan menjadi 4,9 juta transaksi. Nilai transaksi virtual account mencapai Rp7,8 triliun. Kinerja MADINA, menurut manajemen, juga berkontribusi terhadap peningkatan CASA Bank Muamalat.

Fokus penetrasi ke sektor institusi dan ekosistem syariah

Ke depan, Bank Muamalat menyatakan akan terus menjajaki penetrasi ke sejumlah sektor untuk menjaga pertumbuhan MADINA. Sektor yang menjadi sasaran meliputi pendidikan, lembaga pemerintah, rumah sakit, komunitas dan ekosistem muslim, serta lembaga keuangan syariah seperti Bank Pembiayaan Rakyat Syariah. Langkah itu ditempuh dengan menjaga kemitraan strategis agar performa layanan tetap terjaga.

Arah ekspansi tersebut menunjukkan fokus bank pada penguatan transaksi institusional dan perluasan basis pengguna digital korporasi di Indonesia. Bagi sektor perbankan syariah, pertumbuhan layanan cash management dan virtual account menjadi area penting untuk mendorong transaksi berulang dan pendanaan murah. Hal ini juga mempertegas peran layanan digital sebagai penopang operasional dan penghimpunan dana bank.

Kami sebelumnya melaporkan kinerja ALTO Network pada kuartal I 2026 yang tumbuh solid, dengan transaksi naik 75% dan volume transaksi meningkat 50% secara tahunan, didorong terutama oleh kanal QRIS. Dalam laporan tersebut, perusahaan menekankan strategi percepatan settlement, optimalisasi platform Askara Connect dan Askara Collab, serta pengembangan SoftPOS dan sistem fraud detection untuk memperkuat ekosistem pembayaran dan keamanan transaksi.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.