Menurut data penutupan perdagangan yang dikutip dalam artikel, IHSG berakhir di zona hijau pada Jumat, 10 April 2026, dengan kenaikan 150,91 poin atau 2,07% ke level 7.458,50. Aktivitas pasar mencapai Rp17,9 triliun dari 40,4 miliar saham yang diperdagangkan, mencerminkan penguatan yang menyebar luas di bursa. Pada sesi akhir pekan ini, 517 saham naik, 187 saham turun, dan 255 saham tidak berubah.
Sorotan
- IHSG ditutup menguat ke 7.458 pada Jumat, didukung indeks LQ45 naik 1,71%, JII 1,79%, IDX30 1,85%, dan MNC36 1,99%.
- Nilai transaksi tercatat Rp17,9 triliun dengan volume 40,4 miliar saham, mayoritas saham naik, menandakan dorongan beli cukup luas.
- Seluruh sektor menghijau dan saham PT Natura City Development Tbk, PT BSA Logistics Indonesia Tbk, serta PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk mencatat kenaikan lebih 34%.
Pergerakan indeks dan aktivitas transaksi Jumat
Penguatan IHSG pada akhir perdagangan terjadi bersamaan dengan kenaikan sejumlah indeks utama lain di Bursa Efek Indonesia. Indeks LQ45 naik 1,71% ke 746, indeks JII bertambah 1,79% ke 516, indeks IDX30 menguat 1,85% ke 400, dan indeks MNC36 naik 1,99% ke 315. Kenaikan ini menunjukkan sentimen positif tidak hanya terjadi pada saham lapis tertentu, tetapi juga pada kelompok indeks yang mewakili saham unggulan dan syariah.
Dari sisi likuiditas, nilai transaksi mencapai Rp17,9 triliun dengan volume 40,4 miliar saham. Sebaran saham yang naik jauh lebih besar dibandingkan saham yang melemah, yang memperlihatkan dorongan beli berlangsung cukup luas. Kondisi ini menempatkan penutupan pekan perdagangan dalam nada positif bagi pasar saham domestik.
Seluruh sektor menghijau dan saham penggerak menonjol
Seluruh indeks sektoral berada di zona hijau pada penutupan perdagangan ini. Sektor yang tercatat menguat meliputi energi, konsumer siklikal, infrastruktur, bahan baku, transportasi, teknologi, konsumer non-siklikal, keuangan, properti, industri, dan kesehatan. Kenaikan merata lintas sektor ini memperkuat gambaran bahwa penguatan pasar berlangsung secara menyeluruh.
Pada daftar top gainers, PT Natura City Development Tbk naik 34,72% ke Rp194, PT BSA Logistics Indonesia Tbk menguat 34,52% ke Rp226, dan PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk bertambah 34,51% ke Rp191. Di sisi pelemahan, PT Indo Premier Investment Management Tbk turun 15% ke Rp221, PT Ace Oldfields Tbk melemah 14,02% ke Rp141, dan PT Shield On Service Tbk turun 9,86% ke Rp960. Pergerakan saham-saham ini menandai volatilitas individual yang tetap tinggi di tengah penguatan indeks secara keseluruhan.
Dampak bagi sentimen pasar domestik
Penutupan yang positif pada akhir pekan memberi sinyal penguatan sentimen di pasar modal Indonesia. Kenaikan yang terjadi pada indeks acuan, indeks saham unggulan, dan seluruh sektor dapat menjadi indikator bahwa minat investor tersebar pada berbagai kelompok emiten. Bagi pelaku pasar, kombinasi antara kenaikan indeks dan nilai transaksi yang besar menjadi acuan penting untuk membaca kekuatan momentum jangka pendek.
Dalam konteks pasar domestik, komposisi saham naik yang dominan juga menunjukkan dukungan pasar yang relatif luas. Meski demikian, daftar top losers memperlihatkan bahwa tekanan jual masih muncul pada sejumlah saham tertentu. Dengan demikian, arah perdagangan tetap memperlihatkan optimisme, tetapi selektivitas investor terhadap emiten individual masih terlihat jelas.
Kami sebelumnya melaporkan IHSG yang dibuka menguat jelang akhir pekan, dengan penguatan awal turut terlihat pada indeks LQ45 dan JII serta mayoritas sektor berada di zona hijau. Laporan tersebut juga menyoroti saham-saham top gainers dan top losers pada sesi awal, yang mencerminkan breadth pasar positif meski volatilitas tetap perlu dicermati.
Berita Terbaru
- Forex
- Crypto