Mengacu pada laman resmi Logam Mulia yang dikutip dalam artikel, harga emas Antam pada Sabtu, 11 April 2026, naik menjadi Rp2.860.000 per gram di BELM Graha Dipta Pulo Gadung, Jakarta. Kenaikan harian ini memperpanjang penguatan untuk hari kedua berturut-turut. Pada saat yang sama, harga buyback juga meningkat menjadi Rp2.627.000 per gram, mencerminkan kenaikan nilai jual kembali bagi pemilik emas batangan.
Sorotan
- Harga emas Antam naik Rp3.000 menjadi Rp2.860.000 per gram, sedangkan harga buyback naik Rp8.000 menjadi Rp2.627.000 per gram pada perdagangan Jakarta.
- PPN tidak dipungut dan tarif transaksi dikenai 0,25 persen sesuai PMK Nomor 48 Tahun 2023, dengan bukti potong PPh 22 diterbitkan oleh PT Antam Tbk.
- Penguatan harga jual dan buyback selama dua hari berturut-turut memperkuat daya tarik emas fisik di pasar ritel domestik serta meningkatkan nilai realisasi bagi penjual.
Pergerakan harga dan ketentuan transaksi
Harga terbaru menunjukkan kenaikan Rp3.000 per gram dari posisi sebelumnya Rp2.857.000 menjadi Rp2.860.000 per gram. Untuk buyback, nilainya bertambah Rp8.000 dari Rp2.619.000 menjadi Rp2.627.000 per gram. Harga tersebut berlaku untuk pengambilan di Butik Emas Logam Mulia Graha Dipta Pulo Gadung. Artikel juga menyebutkan bahwa beberapa jenis emas di laman resmi saat ini masih belum tersedia. Saat ini, PPN tidak dipungut sesuai PP Nomor 49 Tahun 2022. Nilai PPN tidak diperhitungkan dalam grand total transaksi. Selain itu, sesuai PMK Nomor 48 Tahun 2023, transaksi dikenai tarif 0,25 persen sesuai ketentuan yang berlaku. Bukti potong PPh 22 diterbitkan oleh PT Antam Tbk sebagai penjual.Dampak bagi pasar ritel emas domestik
Kenaikan harga jual dan buyback memberi sinyal penguatan nilai emas fisik di pasar ritel domestik. Bagi konsumen, pergerakan ini menjadi acuan penting untuk keputusan beli maupun jual dalam jangka pendek. Kenaikan buyback yang lebih besar daripada harga jual harian juga memperbaiki nilai realisasi bagi pemilik emas yang ingin melepas kepemilikannya. Di sisi lain, keterbatasan ketersediaan beberapa pecahan berpotensi memengaruhi pilihan transaksi konsumen di kanal resmi. Bagi industri logam mulia, pembaruan harga harian Antam tetap menjadi referensi utama pasar emas fisik di Indonesia. Perubahan harga ini juga mencerminkan sensitivitas pasar terhadap permintaan ritel dan penyesuaian nilai emas batangan. Dengan penguatan yang berlanjut selama dua hari, pelaku pasar kemungkinan terus mencermati momentum harga dalam perdagangan akhir pekan. Kondisi tersebut menjaga fokus investor ritel pada emas sebagai instrumen lindung nilai dan penyimpan nilai.Kami sebelumnya melaporkan pergerakan harga emas (XAU) yang bertahan di kisaran $4.600–$4.800 dengan bias bullish, didukung posisi harga di atas rata-rata bergerak jangka panjang. Dalam laporan tersebut, volatilitas dipicu oleh meningkatnya risiko geopolitik, kekhawatiran inflasi, serta langkah sejumlah bank sentral memindahkan cadangan emas dari kustodian berbasis AS, dengan level $4.800 disebut sebagai area resistance penting untuk mengonfirmasi kelanjutan kenaikan.
Berita Gold Terbaru
- Forex
- Crypto