YOII bukukan lonjakan pendapatan jasa asuransi pada 2025

YOII bukukan lonjakan pendapatan jasa asuransi pada 2025
Pendapatan YOII melonjak 2025

PT Asuransi Digital Bersama Tbk menyampaikan dalam paparan publik pada Rabu, 15 April 2026, bahwa pendapatan jasa asuransi perseroan mencapai Rp 730,70 miliar sepanjang 2025. Kenaikan itu terjadi saat perusahaan menilai tahun lalu penuh tantangan bagi industri asuransi, sekaligus mendorong manajemen menyiapkan penguatan modal dari laba bersih untuk pengembangan usaha berikutnya.

Sorotan

  • YOII mencatat lonjakan pendapatan jasa asuransi 289,87% menjadi Rp 458,72 miliar dan laba naik 18,96% ke Rp 20,14 miliar pada 2025.
  • Total aset YOII per akhir 2025 naik 38,43% menjadi Rp 347,25 miliar, dengan penggunaan dana IPO Rp 41,20 miliar untuk marketing dan operasional.
  • Ekspansi agresif produk asuransi lifestyle, travel, dan kendaraan melalui kanal digital menopang pertumbuhan laba yang didorong segmen kecelakaan diri dan perjalanan.

Kinerja 2025 dan penguatan permodalan

Emiten asuransi umum berkode YOII itu juga mencatat hasil jasa asuransi sebesar Rp 458,72 miliar, naik 289,87% dibandingkan tahun sebelumnya. Laba perusahaan pada 2025 meningkat 18,96% secara tahunan menjadi Rp 20,14 miliar. Direktur Utama Asuransi Digital Bersama, Adi Wibowo Adisaputro, mengatakan seluruh laba bersih tahun lalu akan dialokasikan sebagai modal untuk mendukung pengembangan ke depan. Menurut dia, kebutuhan menghadirkan produk asuransi yang inovatif menuntut struktur permodalan yang kuat.

Perusahaan juga melaporkan total aset per akhir 2025 sebesar Rp 347,25 miliar, naik 38,43% dari periode yang sama tahun sebelumnya. Total liabilitas meningkat 51,44% menjadi Rp 136,22 miliar, sedangkan total ekuitas bertambah 31,15% menjadi Rp 211,03 miliar. Dalam rapat umum pemegang saham tahunan, perseroan turut menyampaikan penggunaan dana hasil penawaran saham perdana sebesar Rp 41,20 miliar. Dari jumlah itu, biaya emisi tercatat Rp 5,70 miliar, dan sisa dana telah direalisasikan untuk kegiatan pemasaran serta operasional.

Ekspansi produk gaya hidup dan dampaknya bagi bisnis asuransi

YOII tetap berfokus pada produk asuransi yang berkaitan dengan gaya hidup dengan dukungan teknologi informasi. Ke depan, perseroan berencana memperluas produk asuransi lifestyle secara horizontal maupun vertikal dengan mengikuti tren gaya hidup terkini. Salah satu langkahnya adalah memperluas produk travel melalui kanal online lewat pialang maupun jalur konvensional, selain mengembangkan produk asuransi mikro. Perusahaan juga berupaya meningkatkan layanan asuransi kendaraan melalui berbagai kanal distribusi yang tersedia.

Manajemen menyebut pertumbuhan laba masih terutama ditopang kinerja positif dari produk asuransi kecelakaan diri dan asuransi perjalanan. Fokus pada perluasan portofolio di dua lini itu menunjukkan arah bisnis perseroan pada segmen yang dekat dengan kebutuhan konsumen digital. Strategi tersebut dapat memperkuat posisi YOII di industri asuransi umum Indonesia yang semakin mengandalkan distribusi digital dan produk yang lebih spesifik. Dengan penguatan modal dan ekspansi portofolio, perusahaan berupaya menjaga pertumbuhan sekaligus menyesuaikan diri dengan perubahan perilaku nasabah.

Kami sebelumnya melaporkan rencana PT Asuransi Digital Bersama Tbk (YOII) menambah modal melalui rights issue pada 2026 untuk mengejar ketentuan ekuitas minimum OJK. Dalam paparan publik, perseroan menyebut ekuitas per Desember 2025 masih di bawah ambang Rp 250 miliar, sehingga ditargetkan naik ke kisaran Rp 260–270 miliar agar memenuhi tenggat 31 Desember 2026.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.