LPEI dan Mega Global Food Industry perluas pembiayaan ekspor sektor makanan olahan
Kolaborasi antara Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia dan PT Mega Global Food Industry memperlihatkan dorongan pembiayaan ekspor yang terus diarahkan untuk memperkuat daya saing industri nasional di pasar global. Dukungan itu mencakup pembiayaan awal hingga akhir proses ekspor, sekaligus menopang arus kas, ketahanan rantai pasok, dan ekspansi pasar perusahaan makanan olahan.
Sorotan
- LPEI menggandeng PT Mega Global Food Industry melalui skema PKE Trade Finance untuk memperkuat pembiayaan ekspor sektor makanan olahan, diumumkan di Surabaya, 17/4/2026.
- Hingga 2025, total limit fasilitas PKE Trade Finance LPEI tercatat Rp 3,35 triliun dengan realisasi penyaluran mencapai Rp 7,68 triliun, sektor makanan olahan meraih porsi 39%.
- Sepanjang 2025, PKE Trade Finance LPEI berkontribusi pada penciptaan atau penghematan devisa sebesar Rp 21,12 triliun di 18 sektor industri dan komoditas.
Skema PKE dorong ekspansi eksportir
Seperti dilaporkan Kontan Indonesia, LPEI atau Indonesia Eximbank menjalin kolaborasi strategis dengan produsen Fast Moving Consumer Goods PT Mega Global Food Industry, bagian dari Kokola Group, melalui pemanfaatan program Penugasan Khusus Ekspor, atau PKE. Dalam media gathering di Surabaya pada Jumat, 17/4/2026, Direktur Pelaksana Bisnis II LPEI Sulaeman mengatakan program pemerintah yang dimandatkan kepada LPEI itu ditujukan untuk mendorong industri strategis nasional serta UKM agar lebih berdaya saing di pasar global dan menciptakan developmental impact.Sulaeman menjelaskan PKE Trade Finance membantu proses transaksi ekspor melalui fasilitas pembiayaan pre dan post shipment. Menurut dia, skema tersebut memungkinkan eksportir menjaga arus kas perusahaan sekaligus memperoleh modal kerja untuk produksi barang.
Direktur PT Mega Global Food Industry Richard Cahyadi mengatakan sinergi pemerintah daerah dan Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, khususnya melalui LPEI, sangat membantu kegiatan ekspor perusahaan. Ia menyebut dukungan yang diterima mencakup penguatan struktur finansial, peningkatan daya saing biaya, stabilitas rantai pasok, dan akselerasi pertumbuhan ekspor.
Richard menambahkan program dari LPEI memberi dukungan optimal untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas perusahaan, serta memperkuat posisi strategis perseroan dalam rantai pasok industri makanan global. Saat ini, Kokola telah menembus lebih dari 55 negara, termasuk pasar utama Australia, Jepang, Korea Selatan, dan Filipina, serta bekerja sama dengan lebih dari 100 mitra supermarket di dunia.
Dampak bagi sektor makanan olahan
Peran PKE Trade Finance juga terlihat pada skala penyaluran yang lebih luas di sektor ekspor nasional. Hingga 2025, eksportir memanfaatkan fasilitas PKE Trade Finance LPEI dengan total limit mencapai Rp 3,35 triliun, sedangkan realisasi penyaluran sepanjang 2025 tercatat Rp 7,68 triliun.Sektor makanan olahan menjadi portofolio terbesar dalam PKE Trade Finance, dengan porsi 39% atau setara 31 debitur. Hal ini menunjukkan industri makanan olahan masih menjadi salah satu tulang punggung pembiayaan ekspor berbasis nilai tambah di Indonesia.
Sulaeman mengatakan penyaluran PKE Trade Finance sepanjang 2025 turut berkontribusi pada penciptaan atau penghematan devisa sebesar Rp 21,12 triliun. Saat ini, fasilitas tersebut dapat disalurkan ke 18 sektor industri dan komoditas, antara lain produk karet, kopi, furnitur, alas kaki, makanan olahan, tekstil dan produk tekstil, perhiasan dan permata, teh dan rempah, produk kayu, kerajinan, produk elektronik, produk kimia, komponen otomotif, produk kulit, mesin dan peralatan listrik, besi dan baja, produk pertanian, serta produk kertas.
Dukungan BRI melalui Rumah BUMN dan platform LinkUMKM untuk UMKM pangan olahan sempat kami bahas lewat kisah Wan Alan dari Padang Panjang yang mengembangkan bumbu instan tanpa MSG hingga menjangkau pasar domestik dan ekspor ke UK. Artikel tersebut menyoroti bagaimana pendampingan bisnis, penguatan pemasaran dan branding, serta layanan keuangan seperti QRIS dapat membantu meningkatkan omzet, kapasitas produksi, dan akses pasar UMKM makanan olahan.
Berita Continental Terbaru
- Forex
- Crypto