Kemendag dorong ekspansi waralaba nasional lewat IFBC Expo di Palembang
Pemerintah memperkuat dorongan bagi sektor waralaba nasional melalui pembukaan IFBC Expo 2026 di Palembang pada Jumat, 17 April. Ajang ini menyoroti peluang usaha lintas sektor sekaligus menjadi wadah promosi bagi pelaku usaha yang ingin memperluas pasar di dalam negeri dan ke luar negeri.
Sorotan
- Kementerian Perdagangan hingga Februari 2026 telah menerbitkan 165 STPW untuk waralaba dalam negeri dan 162 untuk waralaba luar negeri.
- Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti mengajak pelaku usaha waralaba memperluas ekspansi ke pasar global dengan dukungan 25 Atase Perdagangan, Konsulat Dagang, dan 19 ITPC.
- IFBC Expo Palembang membuka akses pelaku usaha di Sumatra Selatan terhadap peluang bisnis waralaba di sektor food and beverage, ritel, edukasi, kecantikan, dan laundri.
Target pengembangan waralaba 2026
Seperti disampaikan Kementerian Perdagangan Indonesia, Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti membuka Info Franchise and Business Concept, IFBC, Expo di Palembang Sport and Convention Center. Pameran yang digelar Asosiasi Franchise Indonesia sejak 2005 itu menampilkan peluang usaha dari sektor food and beverage, ritel, edukasi, kecantikan, hingga laundri.Dalam kesempatan itu, Dyah Roro Esti menyampaikan Kementerian Perdagangan sampai Februari 2026 telah menerbitkan 165 Surat Tanda Pendaftaran Waralaba, STPW, untuk Pemberi Waralaba Dalam Negeri dan 162 untuk Pemberi Waralaba Luar Negeri. Angka tersebut menunjukkan aktivitas perizinan waralaba tetap berjalan di tengah upaya pemerintah memperluas basis usaha berbasis kemitraan.
Dampak bagi pelaku usaha dan daerah
Wakil menteri juga mengajak pelaku usaha waralaba agar tidak hanya menguasai pasar domestik, tetapi berani masuk ke pasar global. Untuk mendukung langkah itu, pemerintah menyiapkan jaringan 25 Atase Perdagangan, Konsulat Dagang, serta 19 Indonesia Trade Promotion Center, ITPC.Bagi pelaku usaha di Palembang dan Sumatra Selatan, pameran ini membuka akses lebih luas terhadap model bisnis siap ekspansi di berbagai sektor konsumen. Acara tersebut juga dihadiri Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru, Direktur Bina Usaha Perdagangan Kemendag Septo Soepriyatno, dan Direktur Pemasaran Produk Dalam Negeri Kemendag Dewi Rokhayati.
Dalam laporan kami sebelumnya tentang kinerja ekspor crude palm oil (CPO) dan produk turunannya pada awal 2026, kami mencatat lonjakan nilai dan volume ekspor yang menegaskan kuatnya permintaan global serta posisi Indonesia dalam rantai pasok minyak nabati dunia. Artikel itu juga menyoroti strategi hilirisasi—dari penguatan produksi hingga ekspansi produk olahan seperti biodiesel dan bahan baku industri—sebagai pendorong utama peningkatan kontribusi ekonomi sektor sawit.
Berita Decode Global Terbaru
- Forex
- Crypto