BEI catat 10 saham top gainers sepekan, DEFI dan WBSA melonjak di atas 200 persen

BEI catat 10 saham top gainers sepekan, DEFI dan WBSA melonjak di atas 200 persen
DEFI & WBSA Melonjak 200%

Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia pada periode 13-17 April 2026 ditopang penguatan Indeks Harga Saham Gabungan dan lonjakan tajam pada sejumlah emiten lapis kecil. Dalam pekan yang sama, dua saham mencatat kenaikan lebih dari 200 persen, sementara daftar penguat utama lainnya bergerak dalam rentang kenaikan 36 persen hingga hampir 79 persen.

Sorotan

  • PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI) melonjak 226 persen ke Rp163 dan PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) naik 203,10 persen ke Rp685 selama 13-17 April 2026.
  • Emiten lain seperti PT Bekasi Asri Pemula Tbk (BAPA) menguat 78,82 persen ke Rp152 dan PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) naik 60,22 persen ke Rp29.000.
  • IHSG naik 2,35 persen dari posisi 7.634, menandakan sentimen positif dan volatilitas tinggi di segmen saham-saham non-blue chip.

Pergerakan saham unggulan pada pekan 13-17 April

Seperti dilaporkan Okezone Economy Indonesia, data statistik Bursa Efek Indonesia menunjukkan deretan saham dengan kenaikan tertinggi selama perdagangan 13-17 April 2026 dipimpin oleh PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI) dan PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA). DEFI melesat 226 persen ke Rp163, sedangkan WBSA melejit 203,10 persen ke Rp685.

Di bawah dua saham tersebut, PT Bekasi Asri Pemula Tbk (BAPA) menguat 78,82 persen ke Rp152 dan PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) menanjak 64,81 persen ke Rp89. PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) juga melonjak 60,22 persen ke Rp29.000, diikuti PT Hotel Fitra International Tbk (FITT) yang melambung 56,43 persen ke Rp535.

Daftar top gainers pekan ini turut mencakup PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) yang tumbuh 48,65 persen ke Rp220, PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA) yang naik 44,64 persen ke Rp81, PT PP Presisi Tbk (PPRE) yang meningkat 36,36 persen ke Rp135, serta PT Nirvana Development Tbk (NIRO) yang menguat 36,17 persen ke Rp256.

Penguatan IHSG dan implikasi pasar

IHSG juga menguat sepanjang pekan ini dengan kenaikan 2,35 persen dibanding posisi 7.634 pada pekan sebelumnya. Kenaikan indeks acuan tersebut menunjukkan sentimen pasar yang lebih positif, seiring meluasnya penguatan pada sejumlah saham di luar konstituen berkapitalisasi besar.

Lonjakan beberapa saham hingga di atas 200 persen dalam satu pekan menandakan volatilitas yang sangat tinggi pada segmen tertentu di pasar. Bagi pelaku pasar, pergerakan seperti ini biasanya menjadi sinyal adanya minat perdagangan yang besar, tetapi juga mencerminkan risiko perubahan harga yang cepat dalam jangka pendek.

Dalam laporan kami sebelumnya tentang penutupan perdagangan BEI pada 17 April 2026, IHSG berakhir di zona hijau dengan kenaikan tipis ke level 7.634 di tengah nilai transaksi yang besar dan pergerakan indeks yang beragam. Ulasan tersebut juga menyoroti rotasi sektoral serta daftar top gainers, termasuk NIRO dan DEFI yang mencatat lonjakan signifikan.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.