Bank-bank Indonesia pasang kurs jual dolar U.S. hingga Rp 17.775 saat rupiah melemah
Pelemahan rupiah di pasar spot mendorong bank-bank di Indonesia menaikkan kurs jual dolar U.S. ke level yang semakin tinggi pada Senin pagi, 12 Mei 2026. Pada pukul 10.00 WIB, rupiah berada di Rp 17.513 per dolar U.S. atau melemah 0,57% secara harian, sehingga harga jual valuta asing di sejumlah bank menembus Rp 17.500.
Sorotan
- HSBC Indonesia menetapkan kurs jual dolar U.S. untuk transfer di Rp 17.700 dan tunai di Rp 17.775, tertinggi pada hari ini.
- Perbankan lain seperti BCA, DBS, Danamon, CIMB Niaga, Mandiri, BNI, dan BRI memasang kurs jual antara Rp 17.507 hingga Rp 17.660 mengikuti pelemahan rupiah.
- Kenaikan kurs jual dolar U.S. meningkatkan biaya valas nasabah, meski Permata Bank masih bertahan di Rp 17.450, mencerminkan disparitas antarbank.
Kurs jual bank naik mengikuti pasar spot
KONTAN Indonesia melaporkan, HSBC Indonesia menetapkan kurs jual dolar U.S. untuk transfer sebesar Rp 17.700 dan untuk transaksi tunai sebesar Rp 17.775 per dolar U.S., menjadikannya salah satu level tertinggi di antara bank yang dicatat pada hari ini.
PT Bank Central Asia Tbk mencatat kurs jual dolar U.S. di TT counter dan bank notes sebesar Rp 17.660, sementara pada e-rate berada di Rp 17.530. DBS Indonesia menetapkan kurs jual di Rp 17.598, lalu Bank Danamon di Rp 17.589 dan CIMB Niaga di Rp 17.507.
Dari kelompok Himbara, Bank Mandiri memasang kurs jual dolar U.S. di TT Counter dan Bank Notes sebesar Rp 17.560. Bank Negara Indonesia menetapkan Rp 17.520, sedangkan Bank Rakyat Indonesia mematok Rp 17.600.
Dampak pelemahan rupiah pada harga valas domestik
Pergerakan ini menunjukkan pelemahan rupiah di pasar spot cepat tercermin dalam harga valuta asing perbankan, baik di bank milik negara maupun swasta. Kenaikan kurs jual tersebut berpotensi menambah biaya bagi nasabah yang membutuhkan dolar U.S. untuk transfer, simpanan, atau transaksi tunai.Meski begitu, tidak semua bank sudah menempatkan kurs jual di atas Rp 17.500. Permata Bank masih mencatatkan kurs jual dolar U.S. sebesar Rp 17.450, memperlihatkan adanya perbedaan penetapan harga antarbank di tengah tekanan yang sama pada rupiah.
Dalam artikel kami sebelumnya tentang dampak pelemahan rupiah pada pembiayaan otomotif multifinance, kami membahas penilaian OJK bahwa depresiasi mata uang dapat mendorong penyesuaian harga kendaraan yang masih bergantung pada komponen impor. Kami juga menyoroti bagaimana tekanan kurs berpotensi menekan profil risiko perusahaan pembiayaan dan kemampuan bayar debitur, sehingga penguatan manajemen risiko serta monitoring menjadi krusial.
- Forex
- Crypto