IHSG turun 3,08 persen ke level 6.396 pada perdagangan siang Jakarta

IHSG turun 3,08 persen ke level 6.396 pada perdagangan siang Jakarta
IHSG anjlok drastis siang

Tekanan jual mendominasi perdagangan saham Indonesia hingga penutupan sesi pertama pada Selasa, 19 Mei 2026, mendorong IHSG jatuh ke level 6.396. Pelemahan ini terjadi setelah indeks dibuka di 6.599 dan sepanjang sesi hanya sempat menyentuh level tertinggi 6.635.

Sorotan

  • IHSG turun 3,08 persen ke 6.396 pada Selasa, 19 Mei 2026, setelah sempat menyentuh level terendah 6.376 di sesi pertama.
  • Volume transaksi mencapai 26 miliar lembar saham dengan nilai Rp15,1 triliun dan frekuensi 1,5 juta kali; kapitalisasi pasar Rp11,1 triliun.
  • Dari 959 saham yang diperdagangkan, 639 melemah sementara top gainers dipimpin RELI (+20,33 persen) dan top losers ICON (-14,97 persen).

Pergerakan indeks dan aktivitas perdagangan

Seperti dilaporkan Okezone Economy Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan menutup perdagangan siang dengan penurunan 3,08 persen ke level 6.396 pada Selasa, 19 Mei 2026. Dalam rentang sesi pertama, indeks sempat menyentuh level terendah 6.376, menandakan tekanan pasar tetap kuat sepanjang perdagangan.

Aktivitas transaksi tercatat cukup tinggi dengan volume mencapai 26 miliar lembar saham dan nilai transaksi sebesar Rp15,1 triliun. Frekuensi perdagangan mencapai 1,5 juta kali transaksi, sementara kapitalisasi pasar berada di kisaran Rp11,1 triliun.

Sebaran saham dan pergerakan emiten utama

Dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 103 emiten menguat, 639 emiten melemah, dan 217 saham bergerak stagnan. Komposisi ini menunjukkan pelemahan pasar berlangsung luas di mayoritas lini perdagangan.

Di jajaran top gainers, Reliance Sekuritas Indonesia (RELI) memimpin setelah melonjak 20,33 persen, diikuti Perdana Bangun Perkasa (KONI) yang naik 14,53 persen dan Bersama Zatta Jaya (ZATA) yang menguat 12,00 persen. Sementara itu, kelompok top losers dipimpin Island Concepts Indonesia (ICON) yang turun 14,97 persen, disusul Dafam Property Indonesia (DFAM) yang melemah 14,96 persen dan Abadi Lestari Indonesia (RLCO) yang turun 14,91 persen.

Dalam artikel kami sebelumnya tentang pembukaan IHSG yang masih tertekan pada 19 Mei 2026, kami mencatat indeks melemah sejak menit awal perdagangan, dengan mayoritas sektor bergerak di zona merah dan hanya teknologi serta kesehatan yang bertahan menguat. Kami juga menyoroti pergerakan indeks-indeks utama seperti LQ45, JII, MNC36, dan IDX30, serta saham-saham yang memimpin top gainers dan top losers pada fase awal sesi.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.