DPR siapkan pembahasan KEM-PPKF 2027 saat Prabowo ambil peran langsung di rapat paripurna
Menjelang pembahasan awal arah anggaran negara, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menyampaikan langsung Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal dalam rapat paripurna DPR di Jakarta, besok. Langkah ini menandai momen yang dinilai sebagai kali pertama kepala negara menyampaikan sendiri pengantar kebijakan tersebut di hadapan parlemen.
Sorotan
- Presiden Prabowo hadir langsung dalam rapat paripurna DPR pada 19 Mei 2026 menyampaikan pengantar KEM-PPKF sebagai preseden baru dalam proses APBN.
- DPR RI bersama pemerintah mulai membahas KEM-PPKF 2027 dalam masa persidangan V 2025-2026 sebagai fondasi postur anggaran dan prioritas belanja negara.
- Kehadiran langsung presiden dalam penyampaian KEM-PPKF berpotensi memperkuat bobot politik dan koordinasi awal pembahasan kebijakan fiskal di DPR.
Agenda penyampaian dan dasar kehadiran presiden
Sebagaimana diberitakan Okezone Economy Indonesia, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan tidak ada aturan yang melarang presiden menyampaikan langsung KEM-PPKF dalam rapat paripurna. Menurut dia, menteri pada dasarnya mewakili presiden, sehingga penyampaian langsung oleh kepala negara tetap sah dalam konteks pengantar penyusunan APBN 2026.Dasco menyebut langkah itu boleh dilakukan dan mengakui format tersebut kemungkinan menjadi yang pertama kali terjadi. Ia menyampaikan hal itu di Gedung DPR, Jakarta, pada Selasa, 19 Mei 2026, saat menjelaskan alasan Prabowo mengambil peran langsung dalam penyampaian arah kebijakan ekonomi dan fiskal.
Pembahasan KEM-PPKF 2027 dan implikasinya di DPR
Di saat yang sama, DPR RI bersama pemerintah bersiap membahas KEM-PPKF tahun 2027 dalam masa persidangan V tahun 2025-2026. Agenda ini menjadi tahapan penting karena kerangka ekonomi makro dan pokok kebijakan fiskal menjadi landasan awal bagi penyusunan postur anggaran dan prioritas belanja negara.Ketua DPR RI Puan Maharani dalam pidato pembukaan masa sidang pada rapat paripurna ke-18 DPR mengatakan parlemen dan pemerintah akan melaksanakan pembahasan KEM-PPKF 2027 pada masa persidangan ini. Dengan presiden hadir langsung menyampaikan pengantar, pembahasan fiskal di DPR berpotensi mendapat bobot politik dan koordinasi yang lebih kuat pada tahap awal penyusunan kebijakan anggaran.
Dalam laporan kami sebelumnya tentang rencana Presiden Prabowo menyampaikan langsung KEM-PPKF RAPBN 2027 di rapat paripurna DPR, kami menyoroti pergeseran dari praktik beberapa tahun terakhir yang biasanya diwakili Menteri Keuangan. Kami juga mencatat bahwa kehadiran presiden berpotensi memperkuat bobot politik pada tahap awal pembahasan RAPBN serta memberi sinyal lebih tegas mengenai arah kebijakan ekonomi dan fiskal 2027.
Berita Real Estate Terbaru
- Forex
- Crypto