IHSG melemah 0,60 persen ke 6.332 pada perdagangan siang Rabu

IHSG melemah 0,60 persen ke 6.332 pada perdagangan siang Rabu
IHSG siang turun tajam

Tekanan jual mendominasi perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia pada penutupan sesi I, Rabu (20/5/2026), saat Indeks Harga Saham Gabungan turun ke level 6.332. Pergerakan intraday berlangsung lebar, dengan indeks sempat menyentuh 6.459 sebelum turun hingga 6.215 di tengah tingginya aktivitas transaksi.

Sorotan

  • IHSG ditutup turun 0,60 persen ke 6.332 pada perdagangan siang Rabu setelah bergerak di rentang 6.215 hingga 6.459.
  • Volume transaksi tercatat 25,6 miliar lembar saham dengan nilai transaksi Rp13,6 triliun dan kapitalisasi pasar Rp10,9 triliun.
  • Dari 959 saham yang diperdagangkan, 549 melemah dan 173 menguat dengan INTD naik 20,00 persen dan UANG turun 14,83 persen.

Pergerakan indeks dan aktivitas transaksi sesi I

Seperti dilaporkan Okezone Economy Indonesia, IHSG ditutup turun 0,60 persen ke 6.332 pada penutupan perdagangan siang ini. Pada awal sesi, indeks dibuka di level 6.352, lalu bergerak dalam rentang yang cukup lebar hingga mencapai level tertinggi 6.459 dan level terendah 6.215.

Aktivitas perdagangan tercatat cukup tinggi. Volume transaksi mencapai 25,6 miliar lembar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp13,6 triliun, sementara frekuensi perdagangan mencapai 1,5 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar tercatat berada di kisaran Rp10,9 triliun.

Tekanan saham melemah dan pergerakan top movers

Dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 173 emiten menguat, 549 emiten melemah, dan 237 saham bergerak stagnan. Komposisi ini menunjukkan tekanan pasar yang lebih besar berasal dari sisi penurunan dibanding penguatan saham.

Pada kelompok top gainers, Inter Delta (INTD) memimpin setelah melonjak 20,00 persen. Mega Perintis (ZONE) menyusul dengan kenaikan 17,65 persen, sedangkan Pacific Strategic Financial (APIC) menguat 15,89 persen.

Di kelompok top losers, Pakuan (UANG) memimpin pelemahan setelah turun 14,83 persen. Abadi Lestari Indonesia (RLCO) melemah 14,80 persen, sementara Chandra Asri Pacific (TPIA) turun 14,74 persen.

Dalam laporan kami sebelumnya tentang pembukaan perdagangan IHSG yang melemah, kami mencatat indeks turun ke area 6.352 dan sempat memperdalam pelemahan pada menit-menit awal, seiring tekanan yang meluas pada mayoritas saham. Ulasan tersebut juga menyoroti pergerakan indeks acuan lain yang ikut turun, kondisi sektoral yang didominasi zona merah dengan kesehatan sebagai pengecualian, serta saham-saham yang menjadi top gainers di awal sesi.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.