Trump dan putra-putranya menerima perlindungan dari audit pajak yang sedang berjalan
Departemen Kehakiman AS telah mencapai kesepakatan yang memberikan Presiden Donald Trump, kedua putranya yang lebih tua, dan Trump Organization kekebalan permanen dari audit pajak oleh Internal Revenue Service (IRS). Kesepakatan ini menyelesaikan gugatan besar yang diajukan Trump terhadap otoritas pajak.
Sorotan
- Trump, kedua putranya, dan Trump Organization telah menerima kekebalan seumur hidup dari audit IRS.
- Kesepakatan ini menyelesaikan gugatan senilai $10 miliar yang diajukan Trump terhadap IRS.
- Dana baru sebesar $1,8 miliar akan dibuat untuk korban dugaan "lawfare."
Artikel ini diterjemahkan dari aslinya. Baca versi asli oleh koresponden kami di sini.
Syarat-syarat kesepakatan
Menurut The Financial Times, berdasarkan penyelesaian yang diumumkan pada hari Selasa, Departemen Kehakiman secara permanen melepaskan haknya untuk melakukan audit pajak terhadap Donald Trump, Donald Trump Jr., Eric Trump, dan Trump Organization. Kesepakatan ini menyelesaikan gugatan senilai $10 miliar yang diajukan Trump terhadap IRS.
Sebagai bagian dari kesepakatan, pemerintah akan membentuk dana sebesar $1,8 miliar untuk memberikan kompensasi kepada individu yang mengklaim menjadi korban investigasi bermotif politik dan "lawfare" di bawah pemerintahan sebelumnya. Trump menyatakan dirinya tidak banyak terlibat dalam pembentukan dana tersebut dan “hampir tidak tahu apa-apa tentangnya.”
Reaksi dan kritik
Keputusan ini menuai kritik tajam dari Partai Demokrat. Senator Patty Murray menyebutnya sebagai “dana rahasia untuk memperkaya teman-temannya sendiri” dan menuduh Trump menggunakan uang publik untuk keuntungan pribadi. Bahkan beberapa anggota Partai Republik, termasuk Pemimpin Mayoritas Senat John Thune, menyatakan keprihatinan, dengan mengatakan ada “banyak pertanyaan” terkait kesepakatan ini.
Mantan Komisaris IRS Danny Werfel menyatakan bahwa ia “tidak mengetahui adanya preseden” di mana otoritas pajak sebelumnya sepakat untuk secara permanen tidak mengaudit individu atau perusahaan tertentu.
Presiden dan sistem pajak
Kesepakatan ini menjadi salah satu keputusan paling kontroversial selama pemerintahan Trump sejak menjabat. Hal ini menimbulkan pertanyaan mendasar tentang kesetaraan di hadapan hukum dan batas kekuasaan eksekutif.
Bagi banyak pengamat, kesepakatan ini tampak sebagai penyimpangan besar dari norma lama di mana bahkan presiden tunduk pada aturan pajak yang sama seperti warga negara biasa. Bagaimana dana tersebut akan dikelola dan siapa yang akhirnya akan mendapat manfaat kemungkinan akan tetap menjadi isu politik utama dalam beberapa bulan mendatang.
Sebelumnya, kami melaporkan bahwa Trump Media menarik aplikasi ETF kripto.
Berita finance Terbaru
- Forex
- Crypto