BTN tawarkan 10.000 rumah lelang dengan KPR fixed 5% di 2026
Di tengah kenaikan harga rumah baru dan pergerakan suku bunga, PT Bank Tabungan Negara Tbk memperluas penawaran rumah lelang kepada masyarakat sepanjang 2026. Program ini mencakup 10.000 unit rumah seken dengan diskon sekitar 20% hingga 40% serta skema KPR berbunga tetap 5% selama lima tahun.
Sorotan
- BTN menawarkan 10.000 rumah seken untuk dilelang sepanjang 2026 dengan harga 20%–40% lebih rendah dari rumah baru.
- BTN menyediakan KPR Maju dengan bunga fixed 5% selama lima tahun, uang muka mulai 1%, dan tenor hingga 30 tahun untuk pembelian rumah lelang.
- Perseroan menargetkan penjualan 35%–45% unit lelang sambil memperkuat pemulihan aset bermasalah dan mengandalkan platform digital Bale Lelang BTN.
Rincian program lelang dan skema pembiayaan
Seperti dilaporkan KONTAN Indonesia, manajemen BTN mengumumkan dalam konferensi pers pada Senin, 25 Mei 2026, bahwa perseroan menyediakan 10.000 rumah seken untuk dilelang secara terbuka kepada masyarakat umum sepanjang Januari hingga Desember 2026.SEVP Assets Management BTN Benjamen Sihombing mengatakan minat terhadap rumah lelang meningkat ketika harga rumah baru terus naik. Ia menyebut aset yang ditawarkan lewat lelang memiliki harga lebih rendah sekitar 20% hingga 40% dibandingkan rumah baru, sehingga menjadi opsi yang lebih terjangkau bagi calon pembeli.
BTN menawarkan pembiayaan melalui KPR BTN Maju dengan bunga fixed 5% selama lima tahun, uang muka mulai 1%, dan tenor hingga 30 tahun. Perseroan menargetkan penjualan 35% hingga 45% dari total pasokan, setara sekitar 3.500 sampai 4.500 unit rumah.
Dampak bagi pasar perumahan dan pemulihan aset
Menurut Benjamen, skema ini menjadi lebih menarik dibanding pembelian rumah baru dengan KPR normal karena konsumen menghadapi risiko cicilan yang lebih mahal saat suku bunga acuan naik. Ia menegaskan KPR lelang BTN tetap bertahan pada bunga fixed 5% selama lima tahun meski BI Rate naik 50 basis poin.Target penjualan tersebut juga diklaim selaras dengan prospek pemulihan aset kredit bermasalah BTN pada tahun ini. Perseroan menilai penyerapan unit lelang tidak hanya membantu pemulihan bank, tetapi juga menggerakkan nilai ekonomi melalui transaksi hunian di pasar sekunder.
Masyarakat dapat mengakses program ini melalui platform Bale Lelang BTN, baik lewat situs resmi balelelang.btn.co.id maupun aplikasi mobile Bale by BTN. Kanal digital itu menjadi pintu utama untuk melihat dan mengikuti agenda lelang akbar 10.000 rumah yang berlangsung sepanjang 2026.
Dalam artikel kami sebelumnya tentang lelang terbuka 10.000 rumah bekas BTN sepanjang 2026, kami mengulas bagaimana program ini menawarkan diskon sekitar 20%–40% dibanding rumah baru dan ditopang pembiayaan KPR BTN Maju dengan bunga tetap mulai 5% selama lima tahun. Kami juga menyoroti target penyerapan 35%–45% unit melalui Bale Lelang BTN serta kaitannya dengan upaya pemulihan aset kredit bermasalah di tengah tren kenaikan suku bunga acuan.
Berita Real Estate Terbaru
- Forex
- Crypto