Danantara targetkan rilis laporan keuangan konsolidasi BUMN pada akhir kuartal III-2026
Proses penyusunan laporan keuangan konsolidasi Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia masih berlangsung karena mencakup sekitar 1.000 perusahaan BUMN di bawah pengelolaannya. Setelah laporan masing-masing entitas selesai sesuai tenggat regulasi, hasilnya baru digabungkan menjadi kinerja BPI Danantara untuk diumumkan pada akhir kuartal III-2026.
Sorotan
- Danantara Indonesia menargetkan rilis laporan keuangan konsolidasi seluruh BUMN pada akhir kuartal III-2026 karena proses penggabungan belum rampung.
- Pemenuhan jadwal pelaporan terganjal oleh 1.000 entitas BUMN dan beberapa perusahaan terbuka yang belum menuntaskan laporan keuangan.
- Berdasarkan UU Nomor 40 Tahun 2007, penyampaian laporan maksimal enam bulan setelah tahun buku, sehingga agregasi Danantara tergantung penyelesaian laporan tiap entitas.
Jadwal konsolidasi dan batas pelaporan
Seperti dilaporkan Okezone Economy Indonesia, Chief Investment Officer Danantara Indonesia Pandu Sjahrir mengatakan laporan kinerja keuangan konsolidasi dari seluruh perusahaan BUMN baru siap dirilis pada akhir kuartal III-2026. Ia menjelaskan proses itu memerlukan waktu karena laporan dari sisi Danantara Aset Management dan Danantara Investment Management harus lebih dulu dihimpun sebelum masuk ke tingkat BPI Danantara.Pandu mengatakan masih ada perusahaan-perusahaan terbuka yang belum menuntaskan pelaporan. Selain itu, jumlah entitas yang mencapai sekitar 1.000 perusahaan membuat proses penyelesaian dan penggabungan laporan membutuhkan waktu lebih panjang.
Dampak pada pelaporan BUMN dan transparansi investasi
Pandu menjelaskan bahwa berdasarkan Undang-undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, batas maksimal penyampaian laporan keuangan adalah enam bulan setelah tahun buku berakhir, yakni pada Juni. Perusahaan-perusahaan BUMN di bawah Danantara menyusun laporan keuangan sesuai ketentuan tersebut sebelum hasilnya dikonsolidasikan di level BPI.Jadwal ini menunjukkan bahwa publikasi kinerja keuangan agregat Danantara bergantung pada selesainya laporan seluruh entitas yang berada di bawah struktur pengelolaannya. Bagi pasar dan pemangku kepentingan, penundaan hingga akhir kuartal III-2026 menandai besarnya kompleksitas integrasi pelaporan keuangan di lingkungan BUMN.
Dalam artikel kami sebelumnya tentang penguatan ekosistem ekonomi haji, kami membahas dorongan agar Danantara dan BUMN masuk lebih dalam ke rantai pasok katering di Arab Saudi melalui kerja sama atau investasi. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan kontrol atas bahan baku dan kualitas makanan jemaah, sekaligus memperbesar pemanfaatan produk pangan Indonesia dari nilai belanja haji dan umrah yang diperkirakan mencapai Rp60 triliun per tahun.
Berita Paybis Terbaru
- Forex
- Crypto