Indonesia tegaskan dukungan diplomatik bagi Palestina di forum DK PBB
Indonesia menyoroti situasi di Palestina, khususnya Gaza, sebagai cerminan lemahnya penegakan prinsip Piagam PBB dan hukum internasional dalam sidang terbuka tingkat tinggi Dewan Keamanan PBB di New York. Forum itu juga menjadi ajang bagi Jakarta untuk menegaskan kembali dukungan terhadap solusi dua negara serta peran aktif dalam agenda perdamaian dan pemulihan Gaza.
Sorotan
- Indonesia melalui Menteri Luar Negeri RI Sugiono menyoroti kegagalan komunitas internasional menegakkan hukum internasional di Palestina, khususnya di Gaza, dalam sidang terbuka tingkat tinggi DK PBB di New York, Selasa.
- Indonesia menegaskan bahwa kemerdekaan Palestina melalui solusi dua negara merupakan tujuan mutlak, serta menuntut peran aktif PBB dan Dewan Keamanan dalam penyelesaian konflik.
- Kehadiran Indonesia di Dewan Perdamaian Gaza dan partisipasi pada forum DK PBB memperkuat komitmen Indonesia untuk rekonstruksi, pemulihan Gaza, dan konsistensi politik luar negeri bebas aktif.
Sikap Indonesia di sidang Dewan Keamanan
Seperti diberitakan Kompas.com, Menteri Luar Negeri RI Sugiono menyampaikan dalam sidang terbuka tingkat tinggi DK PBB di Markas Besar PBB, New York, pada Selasa waktu setempat, bahwa kekerasan yang masih dialami warga Palestina menunjukkan lemahnya komitmen masyarakat internasional dalam menjalankan prinsip-prinsip Piagam PBB secara adil dan konsisten.Dalam keterangan Kementerian Luar Negeri RI, Indonesia menilai situasi di Palestina, terutama di Gaza, menjadi cerminan nyata kegagalan komunitas internasional dalam menegakkan hukum internasional secara konsisten. Penekanan itu disampaikan dalam forum bertema “Upholding the Purposes and Principles of the UN Charter and Strengthening the UN Centered-International System”.
Sugiono juga menegaskan kembali posisi Indonesia bahwa kemerdekaan Palestina melalui solusi dua negara merupakan tujuan yang mutlak harus dicapai. Karena itu, peran PBB dan Dewan Keamanan PBB dinilai penting untuk mendorong penyelesaian konflik tersebut.
Implikasi diplomatik dan peran Indonesia
Menurut siaran pers Kementerian Luar Negeri RI, kehadiran Sugiono dalam pertemuan itu menegaskan komitmen Indonesia untuk terus berperan aktif dalam upaya perdamaian dan kemanusiaan, termasuk rekonstruksi dan pemulihan Gaza.Dalam forum yang sama, Sugiono juga mengangkat partisipasi Indonesia di Dewan Perdamaian Gaza, atau Board of Peace, yang dibentuk Presiden U.S. Donald Trump. Partisipasi itu disebut sebagai wujud konsistensi politik luar negeri bebas aktif Indonesia dalam mendukung perdamaian yang adil dan berkelanjutan, sejalan dengan solusi dua negara dan keberpihakan terhadap rakyat Palestina.
Dalam artikel kami sebelumnya tentang pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I 2026 sebesar 5,61%, kami mengulas perdebatan terkait validitas angka PDB dan penjelasan pemerintah mengenai metodologi kompilasi data BPS serta proses verifikasinya. Kami juga menyoroti bahwa di tengah volatilitas geopolitik global, kredibilitas statistik makro menjadi krusial bagi persepsi pasar dan perumusan bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas serta iklim investasi.
Berita Japan Terbaru
- Forex
- Crypto