Indonesia dan Uzbekistan perkuat agenda dagang bilateral dan forum investasi 2026
Indonesia dan Uzbekistan membahas upaya memperluas kerja sama perdagangan bilateral dalam pertemuan di Kantor Kementerian Perdagangan di Jakarta pada Selasa, 2 Juni. Agenda itu juga mencakup peluang partisipasi pada 5th Tashkent Investment Forum pada 16-19 Juni 2026 serta promosi Trade Expo Indonesia pada 14-18 Oktober 2026.
Sorotan
- Wakil Menteri Perdagangan RI Dyah Roro Esti dan Dubes Uzbekistan Oybek Eshonov membahas optimalisasi kerja sama perdagangan Indonesia-Uzbekistan dalam pertemuan di Jakarta.
- Kementerian Perdagangan Indonesia diundang ke 5th Tashkent Investment Forum pada 16-19 Juni 2026, sementara pengusaha Uzbekistan diundang ke Trade Expo Indonesia pada 14-18 Oktober 2026.
- Pertemuan tersebut memperkuat promosi bilateral melalui forum resmi dan pameran dagang, membuka peluang perluasan akses pasar dan penguatan hubungan ekonomi Indonesia-Uzbekistan.
Agenda pertemuan dan undangan forum 2026
Seperti disampaikan melalui Kementerian Perdagangan Indonesia, Wakil Menteri Perdagangan RI Dyah Roro Esti bertemu dengan Duta Besar Uzbekistan di Jakarta, Oybek Eshonov, untuk membahas hubungan perdagangan Indonesia-Uzbekistan dan peluang optimalisasi kerja sama kedua negara.Dalam pertemuan tersebut, pihak Uzbekistan juga mengundang Kementerian Perdagangan untuk berpartisipasi dalam 5th Tashkent Investment Forum yang dijadwalkan berlangsung pada 16-19 Juni 2026 di Tashkent. Wamendag RI pada kesempatan yang sama turut mengundang Duta Besar Uzbekistan dan para pengusaha Uzbekistan untuk menghadiri Trade Expo Indonesia yang akan digelar pada 14-18 Oktober 2026 di ICE BSD.
Dyah Roro Esti didampingi Sekretaris Ditjen Perundingan Perdagangan Internasional, Danang Prasta Danial, saat pertemuan berlangsung di Jakarta.
Dampak bagi hubungan dagang dan promosi bisnis
Pertemuan bilateral ini menegaskan fokus pemerintah untuk memperluas kanal promosi dagang dan investasi antara Indonesia dan Uzbekistan melalui forum resmi dan pameran dagang. Langkah tersebut membuka ruang penjajakan lanjutan bagi pelaku usaha dari kedua negara di tengah dorongan penguatan hubungan ekonomi bilateral.Partisipasi dalam forum investasi di Tashkent dan kehadiran pada Trade Expo Indonesia berpotensi menjadi jalur awal bagi peningkatan kontak bisnis, perluasan akses pasar, dan penguatan agenda perdagangan Indonesia di kawasan Asia Tengah.
Dalam artikel kami sebelumnya tentang kinerja ekspor Indonesia pada April 2026, kami menyoroti nilai ekspor yang mencapai US$25,30 miliar atau naik 21,98% secara tahunan, dengan nonmigas menjadi penopang utama. Kami juga mencatat bahwa kenaikan nonmigas berpotensi memperbesar arus devisa hasil ekspor (DHE) yang masuk ke dalam negeri, sejalan dengan penyesuaian ketentuan penempatan DHE yang dapat memengaruhi likuiditas valas perbankan.
Berita Indonesia Terbaru
- Forex
- Crypto