DPR dukung penyelidikan Kejagung atas dugaan korupsi program MBG di Jakarta

DPR dukung penyelidikan Kejagung atas dugaan korupsi program MBG di Jakarta
DPR dukung investigasi MBG

Pengawasan terhadap program Makan Bergizi Gratis meningkat setelah kantor Badan Gizi Nasional di Jakarta digeledah pada Rabu, di tengah perombakan pimpinan lembaga tersebut. Dukungan dari Komisi III DPR menambah tekanan agar dugaan penyimpangan pada program dengan anggaran besar itu ditangani tanpa mengganggu tujuan peningkatan gizi masyarakat.

Sorotan

  • DPR melalui Ahmad Sahroni mendukung langkah Kejaksaan Agung menyelidiki dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) terkait potensi penyimpangan dana besar.
  • Penyidik Kejaksaan Agung menggeledah kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di Jakarta pada Rabu tanpa merinci barang bukti, menunggu penjelasan resmi Jampidsus.
  • Presiden Prabowo merombak pimpinan BGN dengan penggantian tiga pejabat utama dan penunjukan Nanik S Deyang demi penguatan akuntabilitas pelaksanaan MBG.

Penyelidikan dan dukungan politik

Seperti dilaporkan Kompas.com, Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Kejaksaan Agung untuk mengusut dugaan tindak pidana korupsi yang berkaitan dengan program Makan Bergizi Gratis, atau MBG. Ia mengatakan program tersebut merupakan inisiatif pemerintah yang penting untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi besarnya dana yang dikelola juga membuatnya rawan disalahgunakan.

Sahroni meminta aparat penegak hukum bertindak tegas bila menemukan penyimpangan dalam pelaksanaan program. Menurut dia, program yang dinilai mulia itu tidak boleh dirusak oleh praktik korupsi.

Kejaksaan Agung membenarkan penyidik pidana khusus melakukan penggeledahan di kantor Badan Gizi Nasional, atau BGN, di Jakarta pada Rabu. Pelaksana Harian Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung M. Jeffry belum menjelaskan perkara yang melatarbelakangi penggeledahan maupun barang bukti yang dicari, dan mengatakan penjelasan lebih lanjut akan disampaikan Direktorat Penyidikan Jampidsus melalui konferensi pers.

Implikasi bagi tata kelola program gizi

Penggeledahan berlangsung saat BGN menjadi sorotan menyusul perubahan susunan pimpinan lembaga itu. Kondisi tersebut memperkuat perhatian publik terhadap tata kelola program MBG, yang menjadi salah satu program sosial utama pemerintah.

Sahroni juga menilai langkah Presiden Prabowo Subianto merombak pimpinan BGN dan menginstruksikan penggeledahan menunjukkan keseriusan pemerintah menjaga pelaksanaan MBG tetap berada pada tujuan awalnya. Sebelumnya, Kepala BGN Dadan Hindayana, Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya, dan Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola Lodewyk Pusung dicopot dari jabatan mereka.

Pemerintah kemudian menunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN. Posisi Wakil Kepala BGN kini diisi oleh Mayjen Trenggono dan Agustina Arumsari, di tengah upaya menjaga keberlanjutan program dan memperkuat akuntabilitas pengelolaan anggaran.

Dalam laporan kami sebelumnya tentang pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) pada 2 Juni 2026, kami mengulas pencopotan Kepala BGN Dadan Hindayana beserta dua wakilnya setelah evaluasi pemerintah menyoroti kedisiplinan SOP, tata kelola, dan standar mutu makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Artikel tersebut juga menekankan besarnya anggaran dan panjangnya rantai pelaksanaan MBG yang meningkatkan tantangan pengawasan, risiko asimetri informasi, moral hazard, serta kebutuhan akuntabilitas agar implementasi di lapangan tetap sesuai standar.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.