Rupiah tembus Rp18.025 per dolar U.S., tekanan pasar dorong pelemahan terdalam sejak krisis 1998
Tekanan di pasar keuangan mendorong rupiah terus melemah terhadap dolar U.S. pada perdagangan Kamis pagi hingga menembus level psikologis Rp18.000. Pergerakan ke Rp18.025 per dolar U.S. menandai posisi terendah sejak krisis moneter 1998, setelah sehari sebelumnya mata uang ini juga ditutup turun ke Rp17.966.
Sorotan
- Rupiah melemah 58,5 poin atau 0,33 persen ke Rp18.025 per dolar U.S. pada 4 Juni 2026, mencatat level terendah sejak krisis 1998.
- Pada 3 Juni 2026, rupiah turun 127,5 poin atau sekitar 0,71 persen ke Rp17.966 per dolar U.S., memperpanjang tren penurunan.
- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah rumor stress test sektor perbankan di atas Rp18.000, namun volatilitas sentimen pasar memperbesar tekanan di pasar valuta asing.
Pergerakan kurs dan pemicu sentimen pasar
Mengutip data Bloomberg, rupiah pada Kamis, 4 Juni 2026 pagi melemah 58,5 poin atau 0,33 persen ke level Rp18.025 per dolar U.S., melanjutkan tekanan yang sudah terlihat pada penutupan perdagangan sebelumnya.Pada akhir perdagangan Rabu, 3 Juni 2026, rupiah turun 127,5 poin atau sekitar 0,71 persen ke level Rp17.966 per dolar U.S. Pelemahan lanjutan ini membawa kurs ke rekor terendah baru dalam periode pascakrisis 1998.
Bantahan pemerintah dan implikasi pasar
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai pelemahan rupiah dipicu oleh maraknya sentimen negatif dan rumor yang tidak berdasar di pasar keuangan. Salah satu isu yang beredar adalah adanya instruksi kepada perbankan nasional untuk segera melakukan stress test menghadapi skenario rupiah di atas Rp18.000.Purbaya membantah spekulasi tersebut dan menegaskan dirinya tidak pernah menyampaikan arahan seperti itu. Menurut dia, berbagai isu yang beredar dalam satu hingga dua hari terakhir memperburuk sentimen terhadap rupiah dan menambah tekanan di pasar valuta asing domestik.
Rumor potensi penurunan rating utang Indonesia oleh S&P Global Ratings sempat ramai di pasar dan disebut ikut menekan IHSG serta nilai tukar rupiah terhadap dolar A.S. Dalam artikel kami sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan belum ada dasar untuk spekulasi tersebut dan menyatakan komunikasi dengan lembaga pemeringkat masih berjalan, sembari menekankan kondisi fiskal Indonesia tetap kuat.
Berita Indonesia Terbaru
- Forex
- Crypto