Ashutosh Sureka

IHSG menguat pada sesi I didorong reli lintas sektor

IHSG menguat pada sesi I didorong reli lintas sektor
IHSG melonjak sesi I

Perdagangan saham Indonesia pada sesi pertama Rabu (10/6/2026) bergerak positif dengan Indeks Harga Saham Gabungan naik 2,34 persen ke level 5.881. Kenaikan ini berlangsung di tengah transaksi Rp19,91 triliun dan dominasi saham yang menguat, menandakan minat beli yang meluas di pasar domestik.

Sorotan

  • IHSG sempat menembus level 5.939,35 setelah dibuka di 5.744,06 sebelum stabil di kisaran 5.850–5.900 pada penutupan sesi pertama.
  • Volume perdagangan mencapai 28,91 miliar saham dengan 571 saham naik, 160 turun, dan 228 stagnan, menunjukkan penguatan pasar yang merata.
  • Sektor teknologi memimpin kenaikan dengan lonjakan 4,3 persen, diikuti sektor keuangan 3,34 persen dan transportasi 3,18 persen, merefleksikan reli lintas sektor.

Pergerakan indeks dan aktivitas perdagangan

Seperti dilaporkan Okezone Economy Indonesia, IHSG sempat mendekati level psikologis 5.950 setelah dibuka di 5.744,06, sebelum aksi ambil untung membuat indeks bergerak stabil di kisaran 5.850 hingga 5.900 sampai penutupan sesi pertama. Secara intraday, indeks bergerak dalam rentang 5.677,97 hingga 5.939,35.

Dari sisi likuiditas, volume perdagangan mencapai 28,91 miliar saham dengan frekuensi sekitar 1,99 juta kali. Kondisi pasar juga menunjukkan penguatan yang cukup merata, dengan 571 saham naik, 160 saham turun, dan 228 saham stagnan.

Dorongan sektor dan arti bagi pasar domestik

Penguatan IHSG ditopang hampir seluruh sektor yang bergerak di zona hijau, mencerminkan reli yang berlangsung luas di pasar saham domestik. Sektor teknologi memimpin kenaikan dengan lonjakan 4,3 persen, diikuti sektor keuangan 3,34 persen dan transportasi 3,18 persen.

Sektor lain juga ikut menopang indeks, termasuk properti yang naik 2,64 persen, energi 2,45 persen, perindustrian 2,44 persen, serta barang baku 2,38 persen. Kenaikan yang menyebar di banyak sektor menunjukkan sentimen positif tidak hanya terpusat pada saham berkapitalisasi besar, tetapi juga menjangkau lebih banyak kelompok emiten.

Pada artikel kami sebelumnya tentang pembukaan perdagangan IHSG pada 10 Juni 2026, kami mencatat indeks sempat melemah tipis ke 5.744,06 dan turun cepat hingga 5.686 pada menit pertama setelah reli kuat pada sesi sebelumnya. Kami juga menyoroti mayoritas sektor saat itu bergerak di zona merah, sementara teknologi dan konsumer siklikal menjadi penahan pelemahan, dengan beberapa saham seperti XCLQ, BABY, dan FORU memimpin penguatan awal.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.