Polda Metro Jaya perketat pengamanan demo BEM UI di Jakarta

Polda Metro Jaya perketat pengamanan demo BEM UI di Jakarta
Pengamanan demo BEM UI

Pengamanan aksi mahasiswa BEM UI di Bundaran HI dan Gedung DPR/MPR RI pada Jumat difokuskan pada pengendalian massa tanpa inisiatif penggunaan gas air mata oleh petugas di lapangan. Aparat juga menyiapkan ribuan personel gabungan dan mengarahkan titik penyampaian aspirasi ke lokasi yang dinilai lebih sesuai agar aksi tetap berjalan tertib.

Sorotan

  • Polda Metro Jaya menurunkan 5.884 personel gabungan, termasuk 1.000 Korbrimob dan 500 TNI, untuk pengamanan demonstrasi BEM UI pada Jumat.
  • Seluruh massa aksi diarahkan ke Gedung DPR/MPR RI atau Patung Kuda, dengan larangan menggunakan Bundaran HI sebagai lokasi penyampaian aspirasi.
  • Dua tuntutan utama demonstrasi mahasiswa adalah penghentian pemborosan APBN serta penurunan harga kebutuhan pokok dan BBM.

Instruksi pengamanan dan pengalihan titik aksi

Seperti diberitakan Kompas.com, Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri meminta seluruh personel gabungan tidak berinisiatif menembakkan gas air mata kepada massa aksi. Ia menegaskan penggunaan gas air mata hanya boleh dilakukan atas perintah dirinya saat memimpin apel pasukan di kawasan DPR/MPR RI, Jumat.

Asep menyatakan mahasiswa yang turun dalam aksi merupakan warga yang harus dilayani, dijaga, dan diamankan oleh kepolisian. Ia mengingatkan personel bahwa peserta aksi bukan lawan, melainkan bagian dari masyarakat yang menyampaikan pendapat dan perlu diperlakukan dengan baik.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi mengatakan Bundaran HI bukan lokasi yang diperuntukkan bagi penyampaian aspirasi. Karena itu, massa aksi nantinya diarahkan menuju Gedung DPR/MPR RI, sementara Direktorat Intelkam Polda Metro Jaya juga telah berkomunikasi dengan pihak terkait agar titik aksi dapat dialihkan ke kawasan Patung Kuda atau depan Gedung DPR/MPR RI.

Dampak lalu lintas dan agenda tuntutan

Budi merinci pengamanan melibatkan 3.802 personel dari Polda Metro Jaya, 582 personel Polres Metro Jakarta Pusat, 1.000 personel Korbrimob, dan 500 personel TNI. Ia juga mengimbau massa menjalankan aksi secara tertib, tidak membawa senjata berbahaya, dan tidak mudah terprovokasi oleh kelompok lain yang berupaya menunggangi demonstrasi.

Sebelumnya, Ketua BEM UI Yatalathof Ma'shum Imawan menyampaikan permintaan maaf kepada warga Jakarta, terutama di sekitar Bundaran HI, atas potensi kemacetan dan ketidaknyamanan yang terjadi pada hari ini. Ia mengatakan gangguan lalu lintas itu hanya berlangsung beberapa jam.

Dalam aksi ini, mahasiswa membawa sedikitnya dua tuntutan yang disebutkan dalam keterangan, yakni menghentikan pemborosan APBN serta menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM. Pengamanan dan pengaturan titik aksi menjadi faktor penting bagi kelancaran mobilitas di pusat Jakarta sekaligus menjaga ruang penyampaian aspirasi tetap terbuka.

Dalam laporan kami sebelumnya tentang demonstrasi BEM UI di Bundaran HI, kami menyoroti potensi kepadatan lalu lintas di pusat Jakarta serta imbauan penggunaan rute alternatif karena belum ada rekayasa lalu lintas resmi. Kami juga merangkum skala peserta dan tuntutan utama mahasiswa, termasuk desakan penurunan harga kebutuhan pokok dan BBM serta penghentian pemborosan APBN, yang berpotensi memperluas gangguan mobilitas di kawasan bisnis pusat kota.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.