BEM UI sampaikan lima tuntutan aksi, rute demonstrasi dialihkan dari Bundaran HI

BEM UI sampaikan lima tuntutan aksi, rute demonstrasi dialihkan dari Bundaran HI
BEM UI aksi dan tuntutan

Aksi mahasiswa yang digelar BEM seluruh fakultas Universitas Indonesia di Jakarta pada Jumat membawa lima tuntutan kepada pemerintah, mulai dari penurunan harga BBM dan kebutuhan pokok hingga penghentian program MBG. Unjuk rasa itu juga diwarnai pengalihan rute rombongan bus mahasiswa dari arah Bundaran HI ke kawasan Gedung DPR RI setelah polisi menilai area tersebut tidak diperuntukkan bagi penyampaian aspirasi.

Sorotan

  • BEM UI mengajukan lima tuntutan utama termasuk penurunan harga kebutuhan pokok dan BBM, serta penghentian pemborosan APBN dalam aksi 2024.
  • Rute demonstrasi mahasiswa dialihkan dari Bundaran HI ke kawasan DPR RI dan Patung Kuda, menghindari pusat ekonomi dan transportasi Jakarta sesuai arahan Polda Metro Jaya.
  • Pengalihan lokasi aksi membatasi potensi gangguan bisnis pusat kota, namun tekanan terhadap kebijakan harga energi, fiskal, dan program pemerintah tetap disuarakan peserta aksi.

Agenda tuntutan dan perubahan lokasi aksi

Seperti dilaporkan Kompas.com, Badan Eksekutif Mahasiswa seluruh fakultas UI menyusun lima pokok tuntutan melalui konsolidasi internal dan membawanya dalam aksi yang turut diikuti mahasiswa dari UPN Veteran Jakarta serta IPB. Ketua BEM Fakultas Hukum UI, Anandaku Dimas Rumi Chattaristo, mengatakan tuntutan itu mencakup penghentian pemborosan APBN, penurunan harga kebutuhan pokok dan BBM, penghentian Program Makan Bergizi Gratis serta pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, penghentian militerisme di ranah sipil, dan desakan agar pemerintah mengakui kesalahan serta berhenti mengelak.

Menurut Dimas, aksi itu terbuka untuk masyarakat umum dan tidak terafiliasi dengan kelompok tertentu. Ia menyebut materi tuntutan telah dirangkum dari hasil konsolidasi seluruh BEM fakultas di lingkungan UI.

Di tengah pelaksanaan aksi, sejumlah bus yang mengangkut massa mahasiswa dari kampus UI di Depok tidak dapat langsung menuju Bundaran HI sesuai rencana awal. Rombongan yang berangkat sekitar pukul 10.30 WIB dari kampus UI justru dialihkan ke arah Dukuh Atas sebelum bergerak ke kawasan Gedung DPR RI.

Ketua BEM UI Yatalathof Ma'shum Imawan membenarkan pengalihan rute tersebut. Ia mengatakan sebagian massa masih berada di sekitar Kantor TVRI sambil menunggu kelompok mahasiswa lain yang terpisah dalam perjalanan agar dapat kembali berkonsolidasi.

Dampak pada aktivitas kota dan alasan kepolisian

Polda Metro Jaya menjelaskan Bundaran HI merupakan pusat aktivitas masyarakat dan perekonomian sehingga tidak digunakan sebagai lokasi demonstrasi. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan kepolisian telah berkomunikasi dengan penyelenggara aksi melalui Direktorat Intelijen untuk mengalihkan titik unjuk rasa ke lokasi lain.

Menurut Budi, opsi lokasi yang dinilai lebih memungkinkan berada di sekitar Patung Kuda atau di depan DPR MPR agar aspirasi tetap dapat disampaikan dengan baik. Sikap itu menunjukkan pengelolaan ruang unjuk rasa di Jakarta masih mempertimbangkan kelancaran kegiatan ekonomi dan mobilitas publik di titik-titik utama ibu kota.

Bagi pemerintah dan pelaku kegiatan di pusat kota, pengalihan massa dari Bundaran HI membatasi potensi gangguan pada kawasan bisnis dan transportasi yang padat. Di sisi lain, substansi tuntutan mahasiswa tetap menempatkan isu harga energi, belanja negara, dan program pemerintah sebagai tekanan sosial yang relevan bagi kebijakan fiskal dan daya beli masyarakat.

Dalam laporan kami sebelumnya tentang pengalihan lokasi demo mahasiswa UI dari Bundaran HI, kami menjelaskan bahwa Polda Metro Jaya mengarahkan massa ke sekitar Patung Kuda atau depan Gedung DPR/MPR untuk meminimalkan gangguan di pusat aktivitas ekonomi. Kami juga mengulas kesiagaan ribuan personel gabungan di beberapa titik vital ibu kota, serta latar aksi BEM UI yang menyoroti isu kenaikan harga BBM dan membawa lima tuntutan utama.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.