BRI salurkan KUR Rp 84,36 triliun hingga Mei 2026, hampir 47% dari kuota tahunan
Penyaluran Kredit Usaha Rakyat BRI mencapai Rp 84,36 triliun hingga akhir Mei 2026, setara 46,87% dari total alokasi tahun ini sebesar Rp 180 triliun. Porsi terbesar pembiayaan tetap mengalir ke sektor produktif, terutama pertanian, seiring fokus bank pada penguatan ekonomi daerah dan ketahanan pangan.
Sorotan
- BRI telah menyalurkan KUR sebesar Rp 84,36 triliun hingga Mei 2026, hampir 47% dari kuota tahunan yang ditetapkan.
- Sebesar 67,18% dari total KUR yang disalurkan BRI pada 2026 difokuskan ke sektor produktif, dengan sektor pertanian menyerap Rp 35,91 triliun.
- Sejak 2015 hingga Mei 2026, BRI menyalurkan KUR sebesar Rp 1.520 triliun kepada lebih dari 48,1 juta penerima, memperkuat inklusi keuangan UMKM.
Fokus penyaluran pada sektor produktif
KONTAN melaporkan, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk menempatkan sektor produktif sebagai sasaran utama penyaluran KUR pada tahun 2026. Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengatakan porsi pembiayaan ke sektor-sektor yang berdampak langsung pada aktivitas ekonomi masyarakat mencapai 67,18% dari total KUR yang telah disalurkan.Menurut Akhmad, kebijakan ini sejalan dengan upaya mendukung program pemerintah, khususnya untuk memperkuat ketahanan pangan, mendorong kewirausahaan, dan memperluas pemerataan ekonomi melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah. Ia menegaskan KUR tidak hanya berfungsi sebagai instrumen pembiayaan, tetapi juga sebagai bagian dari penguatan fondasi ekonomi nasional dari tingkat akar rumput.
Dari sisi sektor usaha, pertanian menjadi penyerap terbesar KUR BRI dengan nilai pembiayaan Rp 35,91 triliun. Penyaluran ini menjadi bagian dari dukungan BRI terhadap peningkatan produktivitas petani di berbagai daerah sekaligus penguatan ketahanan pangan nasional.
Dampak bagi UMKM dan inklusi keuangan
Secara kumulatif sejak 2015 hingga Mei 2026, BRI telah menyalurkan KUR sebesar Rp 1.520 triliun kepada lebih dari 48,1 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia. Capaian itu mencerminkan konsistensi perseroan dalam memperluas akses pembiayaan bagi pelaku UMKM dan memperkuat inklusi keuangan.Melalui program KUR, BRI berharap dapat terus menopang pertumbuhan usaha rakyat, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat ketahanan ekonomi daerah. Arah penyaluran yang terfokus pada sektor produktif juga menunjukkan peran KUR sebagai instrumen pembiayaan yang terkait langsung dengan aktivitas ekonomi riil di berbagai wilayah.
Dalam laporan kami sebelumnya tentang pertumbuhan pembiayaan fintech P2P Sahabat Mikro Fintek (Samir), kami menyoroti masih besarnya kebutuhan pendanaan cepat bagi UMKM yang belum terlayani optimal oleh lembaga keuangan konvensional. Artikel tersebut juga menekankan strategi Samir menjaga kualitas penyaluran lewat prinsip kehati-hatian, kepatuhan pada aturan OJK, serta fokus perlindungan konsumen, di tengah pertumbuhan pembiayaan tahunan dan ekspansi wilayah di luar Jawa.
Berita Bank Indonesia Terbaru
- Forex
- Crypto