Ashutosh Sureka

Satgas PRR Sumatera prioritaskan infrastruktur permanen dalam pemulihan pascabencana

Satgas PRR Sumatera prioritaskan infrastruktur permanen dalam pemulihan pascabencana
Fokus Infrastruktur Pascabencana

Tahap rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat kini berfokus pada percepatan pemulihan layanan publik dan pembangunan fisik. Pemerintah juga menyiapkan kebutuhan anggaran hingga 2028 sambil mendorong daerah memakai tambahan dana transfer untuk kebutuhan mendesak.

Sorotan

  • Pemerintah pusat telah mengirim tambahan Transfer ke Daerah sebesar Rp 10,6 triliun kepada seluruh pemerintah daerah di tiga provinsi terdampak bencana.
  • Kementerian dan lembaga penerima anggaran rehabilitasi serta rekonstruksi diminta segera merealisasikan dana yang telah disetujui demi percepatan pemulihan.
  • Sejumlah pemerintah daerah menyalurkan hibah kepada wilayah terdampak meski telah menerima tambahan dana, memperluas pembiayaan pemulihan secara lokal.

Pemanfaatan dana daerah dan dampak bagi wilayah terdampak

Kementerian dan lembaga yang telah menerima anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi juga diminta segera merealisasikannya. Tito menilai laju pemulihan akan meningkat tajam setelah dana yang telah disetujui benar-benar ditransfer dan digunakan.

Sembari menunggu langkah kementerian dan lembaga terkait, pemerintah daerah diimbau memanfaatkan tambahan dana Transfer ke Daerah untuk menangani kebutuhan mendesak di masing-masing wilayah. Pemerintah pusat, kata Tito, telah mengirim tambahan Transfer ke Daerah sebesar Rp 10,6 triliun kepada seluruh pemerintah daerah di tiga provinsi terdampak bencana.

Ia juga mengapresiasi sejumlah pemerintah daerah yang menerima tambahan dana tersebut namun tetap menyalurkan hibah kepada daerah terdampak yang masih membutuhkan dukungan. Skema ini memperluas ruang pembiayaan pemulihan di tingkat lokal karena tambahan dana diterima baik oleh daerah yang terdampak langsung maupun yang tidak terdampak langsung.

Percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatera sebelumnya kami soroti saat pemerintah memasuki tahap akhir penyediaan hunian sementara (huntara) yang diklaim telah mencapai 97%. Dalam laporan itu, pemerintah juga menegaskan pergeseran prioritas ke perbaikan infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan, seiring persetujuan alokasi anggaran pemulihan Rp 100,1 triliun untuk tiga tahun serta pelengkap dukungan dana yang sudah disalurkan sebelumnya.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.