Perdagangan saham di Jakarta bergerak melemah pada akhir sesi pertama Jumat, dengan Indeks Harga Saham Gabungan turun ke level 6.127. Pelemahan ini terjadi setelah indeks juga dibuka lesu di 6.161, di tengah aktivitas transaksi yang mencapai Rp8,2 triliun hingga siang hari.
Sorotan
- IHSG turun 0,73% ke 6.127 pada penutupan sesi I setelah bergerak di rentang 6.117–6.215 dengan nilai transaksi Rp8,2 triliun.
- 311 emiten menguat, 374 emiten melemah, dan 274 stagnan, menandakan tekanan jual masih dominan di pasar siang ini.
- Bank JTrust Indonesia (BCIC) naik 25,86%, Mega Perintis (ZONE) 25,00%, dan Natura City Developments (CITY) 18,62% sebagai top gainers sesi I.
Pergerakan indeks dan aktivitas perdagangan
Seperti dilaporkan Okezone Economy Indonesia, IHSG sempat bergerak dalam rentang 6.117 hingga 6.215 sepanjang perdagangan sampai penutupan siang ini. Volume transaksi mencapai 12,7 miliar lembar saham dengan frekuensi sekitar 1 juta kali transaksi.Nilai transaksi tercatat sebesar Rp8,2 triliun, sementara kapitalisasi pasar berada di kisaran Rp10,6 triliun. Dari seluruh saham yang diperdagangkan, 311 emiten menguat, 374 emiten melemah, dan 274 saham lainnya bergerak stagnan.
Saham penguat utama dan gambaran pasar
Di tengah tekanan pada indeks utama, sejumlah saham masih mencatat kenaikan tajam pada sesi I. Bank JTrust Indonesia (BCIC) memimpin top gainers setelah melonjak 25,86 persen.Mega Perintis (ZONE) menyusul dengan kenaikan 25,00 persen, sedangkan Natura City Developments (CITY) menguat 18,62 persen. Komposisi saham yang lebih banyak melemah daripada menguat menunjukkan tekanan pasar masih mendominasi perdagangan siang ini.
Dalam artikel kami sebelumnya tentang keputusan MSCI mempertahankan Indonesia sebagai Emerging Market, kami menyoroti dampaknya terhadap sentimen positif bagi IHSG dan berkurangnya kekhawatiran arus keluar dana asing. Ulasan tersebut juga memetakan level teknikal penting, termasuk potensi pengujian area resistensi 6.377 dengan dukungan volume serta support kunci di sekitar 6.074. Konteks ini membantu membaca pergerakan indeks dan aktivitas transaksi terkini di tengah tekanan pasar intraday.
Berita Indonesia Terbaru
- Forex
- Crypto