FWD Insurance tunjuk manajemen baru untuk perkuat tata kelola dan risiko
Di tengah upaya memperluas bisnis asuransi jiwa di Indonesia, PT FWD Insurance Indonesia menunjuk Andri Hasian sebagai Direktur Kepatuhan dan Junaidi Amin sebagai Chief of Risk. Langkah ini melengkapi penguatan kepemimpinan perusahaan setelah persetujuan OJK atas penunjukan Direktur Utama Jeffrey Woo pada awal Juni 2026.
Sorotan
- FWD Insurance menunjuk dua eksekutif baru pada 19 Juni untuk memperkuat tata kelola, kepatuhan, dan manajemen risiko sebagai bagian dari strategi pertumbuhan berkelanjutan.
- Jeffrey Woo resmi menjabat Direktur Utama FWD Insurance Indonesia sejak 2 Juni 2026 setelah memperoleh persetujuan OJK, sebelumnya menjabat Chief Bancassurance Officer di FWD Thailand.
- Per Mei 2026, FWD Insurance mencatat pendapatan premi Rp637,77 miliar, klaim Rp203,63 miliar, laba bersih Rp62,29 miliar, dan total aset Rp7,42 triliun.
Penguatan kepemimpinan dan arah organisasi
KONTAN melaporkan, penunjukan dua eksekutif baru ini dilakukan untuk memperkuat struktur dan kapabilitas organisasi FWD Insurance, terutama pada fungsi tata kelola, kepatuhan, dan manajemen risiko. Dalam keterangan resmi pada Jumat, 19 Juni, Direktur Utama FWD Insurance Jeffrey Woo mengatakan langkah itu ditujukan untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan sambil tetap menempatkan fokus perusahaan pada nasabah.Menurut Jeffrey, penguatan tersebut dimaksudkan agar setiap solusi perlindungan yang ditawarkan tetap transparan, bertanggung jawab, dan sejalan dengan peraturan yang berlaku. Ia juga menyatakan perusahaan optimistis susunan kepemimpinan yang lebih kuat akan mendorong kinerja bisnis berkelanjutan serta memperkokoh fondasi tata kelola dan manajemen risiko.
Ke depan, FWD Insurance ingin terus berinovasi, tumbuh secara berkelanjutan, dan semakin dekat dengan kebutuhan nasabah. Perusahaan juga menargetkan kontribusi yang lebih besar dalam memperluas akses proteksi bagi masyarakat Indonesia sekaligus mendukung visinya mengubah cara pandang masyarakat terhadap asuransi.
Profil eksekutif dan posisi bisnis
Junaidi Amin memulai karier lebih dari tiga dekade di bidang aktuaria, manajemen risiko, dan konsultasi dalam industri jasa keuangan. Sementara itu, Andri Hasian memiliki pengalaman kepemimpinan lebih dari 30 tahun di industri keuangan, khususnya pada bidang kepatuhan dan audit internal, termasuk memegang berbagai posisi senior di perusahaan asuransi jiwa di Indonesia.Sebelumnya, FWD Group Holdings Limited juga mengumumkan penunjukan Jeffrey Woo sebagai Direktur Utama PT FWD Insurance Indonesia pada Selasa, 2 Juni 2026, setelah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan. Jeffrey sebelumnya menjabat sebagai Chief Bancassurance Officer di FWD Thailand.
Berdasarkan laporan keuangan di situs resmi perusahaan, FWD Insurance membukukan pendapatan premi Rp637,77 miliar per Mei 2026, dengan klaim sebesar Rp203,63 miliar. Perusahaan juga mencatat laba bersih Rp62,29 miliar dan total aset Rp7,42 triliun, yang menunjukkan basis keuangan yang menopang agenda penguatan organisasi tersebut.
Dalam artikel kami sebelumnya tentang kewajiban sertifikasi agen asuransi jiwa, kami mengulas bahwa kinerja industri tetap stabil di tengah ketidakpastian ekonomi, ditopang pertumbuhan premi dan jumlah tertanggung. Kami juga menyoroti kebijakan AAJI yang mewajibkan sertifikasi mulai 1 Juli 2026 sebagai upaya memperketat standar kompetensi, etika pemasaran, dan kepatuhan guna menjaga kepercayaan publik.
Berita Bank Indonesia Terbaru
- Forex
- Crypto