Pemerintah lanjutkan program magang nasional semester II-2026 dengan anggaran Rp6,26 triliun

Pemerintah lanjutkan program magang nasional semester II-2026 dengan anggaran Rp6,26 triliun
Magang Nasional 2026 Lanjut

Pemerintah melanjutkan program magang nasional dan pelatihan vokasi pada semester II-2026 sebagai bagian dari paket stimulus ekonomi untuk menjaga pertumbuhan. Skema ini menargetkan 150 ribu peserta magang serta dukungan vokasi bagi 220 ribu lulusan SMK dan 50 ribu pekerja terdampak PHK.

Sorotan

  • Pemerintah melanjutkan Program Magang Nasional semester II-2026 dengan alokasi anggaran Rp6,26 triliun sebagai bagian stimulus ekonomi.
  • Rp4,14 triliun dialokasikan untuk 150 ribu peserta magang dan Rp2,12 triliun untuk pelatihan vokasi yang menyasar 220 ribu lulusan SMK dan 50 ribu pekerja terdampak PHK.
  • Survei menunjukkan 84,26 persen peserta magang dan 84,13 persen perusahaan puas atas program, serta 67,13 persen peserta mengaku terbantu secara ekonomi.

Rincian program dan alokasi stimulus

Seperti disampaikan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, kelanjutan program ini masuk dalam paket stimulus ekonomi semester II-2026 yang diumumkan di Jakarta. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan program magang dan vokasi didorong untuk dilaksanakan pada paruh kedua tahun ini agar menjadi penggerak perekonomian masyarakat.

Dalam paket tersebut, pemerintah mengalokasikan anggaran Rp6,26 triliun. Dari jumlah itu, Rp4,14 triliun disiapkan untuk Program Magang Nasional bagi 150 ribu peserta, sementara Rp2,12 triliun dialokasikan untuk pelatihan vokasi.

Program vokasi diprioritaskan bagi 220 ribu lulusan SMK dan 50 ribu pekerja yang terdampak PHK. Peserta magang memperoleh uang saku setara upah minimum, perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian, pendampingan mentor, serta kesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi BNSP.

Dampak terhadap tenaga kerja dan ekonomi

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menilai Program Magang Nasional terbukti meningkatkan kompetensi peserta berdasarkan survei terhadap alumni. Program ini menjaring 102,6 ribu peserta dari 370,5 ribu pendaftar yang ditempatkan pada 8.048 perusahaan dan instansi pemerintah di seluruh Indonesia.

Berdasarkan survei terhadap 65.245 peserta, sebanyak 84,26 persen menyatakan puas atau sangat puas terhadap program tersebut. Dari sisi manfaat ekonomi, 67,13 persen responden menyatakan program itu membantu atau sangat membantu kondisi ekonomi peserta dan keluarganya.

Survei terhadap 7.217 perusahaan dan instansi penyelenggara juga menunjukkan 84,13 persen menyatakan puas atau sangat puas terhadap kontribusi peserta magang. Hasil ini, menurut Yassierli, menjadi umpan balik positif untuk pelaksanaan magang angkatan berikutnya.

Program Magang Nasional dalam stimulus ekonomi pemerintah sebelumnya kami soroti sebagai salah satu pendorong ekonomi bagi peserta di tengah upaya memperkuat pasar kerja domestik. Evaluasi terhadap sekitar 65 ribu peserta menunjukkan uang saku selama magang membantu kondisi keuangan keluarga, sekaligus diikuti tingkat kepuasan yang relatif tinggi dan sinyal positif terhadap peluang serapan kerja setelah program selesai.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.