ASDP mulai pengembangan dermaga Pelabuhan Tanjung Kalian untuk dukung kapasitas penyeberangan Bangka
Pelabuhan Tanjung Kalian di Bangka Barat memperkuat perannya sebagai simpul angkutan penumpang dan logistik antara Kepulauan Bangka Belitung dan Pulau Sumatera. Langkah ini mencakup pembangunan Dermaga II dan peningkatan kapasitas Dermaga I untuk mengantisipasi kenaikan kebutuhan layanan pada periode puncak seperti Nataru dan Lebaran.
Sorotan
- PT ASDP Indonesia Ferry memulai pembangunan Dermaga II dan peningkatan Dermaga I di Pelabuhan Tanjung Kalian pada 22 Juni 2026.
- Dermaga II dirancang untuk kapal hingga 1.000 GT (58x13 meter) dan Dermaga I ditingkatkan untuk kapal hingga 2.000 GT (70x15 meter).
- Selama Januari-Mei 2026, lintasan Tanjung Kalian-Tanjung Api-Api melayani 76.875 penumpang dan 58.952 kendaraan, menyoroti urgensi penguatan kapasitas pelabuhan.
Rincian proyek dan kapasitas layanan
Seperti dilaporkan Okezone Economy Indonesia, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) melakukan groundbreaking pembangunan Dermaga II dan peningkatan kapasitas Dermaga I di Pelabuhan Tanjung Kalian, Kabupaten Bangka Barat, pada Senin, 22 Juni 2026. Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengatakan pengembangan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan layanan transportasi penyeberangan yang lebih andal, aman, dan berkelanjutan.Menurut Heru, infrastruktur pelabuhan berperan penting sebagai penggerak konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah. Ia menambahkan peningkatan kapasitas Dermaga Tanjung Kalian juga ditujukan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan layanan pada masa angkutan puncak.
Proyek ini mencakup pembangunan Dermaga II yang dirancang melayani kapal dengan kapasitas maksimal 1.000 GT, dengan panjang 58 meter dan lebar 13 meter. Selain itu, ASDP meningkatkan kapasitas Dermaga I agar mampu melayani kapal hingga 2.000 GT, dengan panjang 70 meter dan lebar 15 meter.
Dampak bagi konektivitas dan ekonomi wilayah
Pengembangan fasilitas tersebut diharapkan meningkatkan fleksibilitas operasional kapal sekaligus mengoptimalkan kapasitas layanan penyeberangan di jalur Bangka Belitung, Sumatera. Peran pelabuhan ini dinilai strategis karena selama ini menjadi gerbang mobilitas masyarakat dan distribusi logistik dari ujung barat Pulau Bangka.General Manager ASDP Cabang Bangka Agustinus Cahyo mengatakan Pelabuhan Tanjung Kalian melayani lintasan Tanjung Kalian-Tanjung Api-Api melalui KMP Madani, KMP Mutis, dan KMP Belanak. Sepanjang Januari hingga Mei 2026, lintasan tersebut melayani 76.875 penumpang dan 58.952 kendaraan, angka yang menurut ASDP menjadi indikator perlunya penguatan infrastruktur dan kapasitas layanan.
Peresmian 1.151 kilometer jalan daerah di seluruh Indonesia sebelumnya kami ulas sebagai bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) Tahun 2025 yang menjangkau 37 provinsi. Dalam laporan tersebut, kami menekankan bahwa peningkatan jaringan jalan ditujukan untuk memperkuat konektivitas, memperlancar arus distribusi dari desa ke pasar maupun kawasan industri, serta menekan biaya logistik guna mendukung ketahanan pangan dan ekonomi.
- Forex
- Crypto