Industri asuransi perjalanan melihat peluang dari kenaikan kunjungan wisman ke Indonesia
Kenaikan arus wisatawan asing ke Indonesia pada April 2026 memperkuat prospek bisnis asuransi perjalanan di tengah pertumbuhan sektor pariwisata nasional. Otoritas Jasa Keuangan menilai mobilitas yang semakin tinggi mendorong kebutuhan perlindungan atas gangguan penerbangan, kehilangan barang, hingga layanan medis darurat.
Sorotan
- Kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia pada April 2026 mencapai 1,25 juta, naik 14,75% dari bulan sebelumnya dan 7,22% year-on-year.
- OJK menilai peningkatan mobilitas wisatawan membuka peluang bagi asuransi perjalanan untuk memperluas penetrasi produk dan kontribusi pada pariwisata nasional.
- Asuransi didorong memperkuat distribusi dengan maskapai, agen perjalanan, hotel, dan platform digital untuk meningkatkan literasi, layanan, dan kemudahan klaim.
Peluang pasar dan strategi distribusi
Seperti dilaporkan KONTAN, Badan Pusat Statistik mencatat kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia pada April 2026 mencapai 1,25 juta, naik 14,75% dibandingkan bulan sebelumnya dan meningkat 7,22% dari periode yang sama tahun lalu.Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono, mengatakan peningkatan mobilitas wisatawan membuka ruang bagi industri untuk memperluas penetrasi produk asuransi perjalanan sekaligus meningkatkan kontribusinya terhadap sektor pariwisata nasional. Pernyataan itu disampaikan dalam lembar jawaban tertulis RDK OJK pada Selasa, 23 Juni 2026.
Menurut Ogi, perusahaan asuransi perlu mengembangkan produk yang sesuai dengan kebutuhan wisatawan, memperkuat distribusi melalui kerja sama dengan maskapai, agen perjalanan, hotel, dan platform digital, serta meningkatkan kemudahan layanan dan proses klaim.
Dampak bagi industri dan pariwisata nasional
OJK juga menilai kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan perlu diperluas untuk meningkatkan literasi dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perlindungan selama perjalanan. Langkah itu dinilai penting agar pertumbuhan jumlah wisatawan dapat diikuti oleh peningkatan pemanfaatan produk asuransi perjalanan.Dengan dukungan ekosistem yang semakin baik, asuransi perjalanan dinilai memiliki prospek yang menjanjikan seiring pertumbuhan pariwisata nasional. Bagi industri asuransi, momentum ini dapat memperluas basis nasabah sekaligus menambah kontribusi lini perlindungan perjalanan di pasar domestik.
Dalam artikel kami sebelumnya tentang insentif PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk tiket pesawat domestik kelas ekonomi, kami membahas kebijakan pembebasan PPN 100% selama periode libur sekolah 2026. Kami juga merangkum cakupan biaya yang mendapat fasilitas (base fare dan fuel surcharge), rentang waktu pembelian dan periode terbang yang berlaku, serta kewajiban administrasi maskapai seperti penerbitan faktur pajak khusus dan pelaporan PPN berkala.
- Forex
- Crypto