Ashutosh Sureka

Arena judi berkedok game center di Jakarta catat omzet Rp 2,1 miliar per bulan

Arena judi berkedok game center di Jakarta catat omzet Rp 2,1 miliar per bulan
Omzet Judi Game Center Fantastis

Pengungkapan arena judi berkedok game center di Jakarta memperlihatkan besarnya perputaran dana dari operasi ilegal di dua lokasi, Kalideres dan Penjaringan. Polda Metro Jaya menyebut omzet gabungan dari dua tempat itu mencapai Rp 2,1 miliar per bulan, di luar barang bukti uang tunai dan emas yang turut disita.

Sorotan

  • Arena judi berkedok game center Dissney dan Sky di Jakarta membukukan omzet kombinasi Rp 2,1 miliar per bulan hingga Juni 2026.
  • Polisi menyita uang tunai sekitar Rp 1,3 miliar dan menetapkan total 69 tersangka, mencakup karyawan, pemain, serta tiga pemilik utama.
  • Modus bisnis melibatkan konversi setoran tunai atau transfer ke voucher bermain, lalu hasil dapat ditukar kembali menjadi emas atau uang tunai.

Rincian omzet dan penetapan tersangka

Seperti dilaporkan Kompas.com, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengatakan omzet bisnis ilegal tersebut terdiri dari Rp 900 juta per bulan dari lokasi Dissney di Jakarta Utara dan Rp 1,2 miliar per bulan dari lokasi Sky di Jakarta Barat. Keterangan itu disampaikan dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya yang dikutip pada Minggu, 28 Juni 2026.

Dalam perkara ini, polisi menyita uang tunai sekitar Rp 1,3 miliar, emas 21,95 gram, tiga brankas, serta berbagai peralatan judi. Awalnya, polisi menetapkan 66 orang sebagai tersangka, terdiri dari 19 karyawan dan 47 pemain yang terlibat di dua lokasi tersebut.

Penyidikan kemudian berkembang ke pihak pengelola usaha. Polda Metro Jaya menangkap tiga orang berinisial TH, V, dan AL yang disebut sebagai penyelenggara sekaligus pemilik arena judi itu, sehingga jumlah tersangka menjadi 69 orang. TH dan V ditangkap di Jakarta Utara, sementara AL ditangkap di Medan, Sumatera Utara.

Modus permainan dan dampak penindakan

Kanit 2 Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKP Reza Arif Khadafi menjelaskan bahwa di kedua lokasi terdapat sejumlah permainan, mulai dari Mickey Mouse, roulette, naga putar, bola angin, tembak burung, ikan, naga, hingga slot. Modus transaksi dilakukan melalui setoran tunai maupun transfer yang kemudian dikonversi menjadi voucher untuk bermain.

Para pemain menukarkan koin untuk menggunakan mesin perjudian, lalu hasil permainan dapat ditukar kembali menjadi emas, uang tunai, atau dana transfer. Skema itu menunjukkan bagaimana tempat yang berkedok game center dapat mengoperasikan aliran transaksi yang menyerupai bisnis hiburan, tetapi menghasilkan pendapatan besar dari aktivitas perjudian ilegal.

Kasus ini menegaskan besarnya risiko ekonomi bawah tanah dari praktik judi terselubung di wilayah perkotaan Jakarta. Nilai omzet bulanan dan besaran barang bukti yang disita juga menunjukkan bahwa penindakan tidak hanya menyasar pemain, tetapi kini meluas ke pemilik dan penyelenggara operasi.

Dalam ulasan kami sebelumnya tentang kinerja Satgas Gakkum Lundup Polri, kami menyoroti capaian penyelamatan keuangan negara hampir Rp1 triliun sejak satgas dibentuk pada April 2026 untuk memperkuat penindakan kejahatan ekonomi. Artikel itu merangkum sejumlah pengungkapan, mulai dari impor ilegal barang elektronik dan perlengkapan bayi hingga komoditas pangan serta pakaian bekas, beserta nilai sitaan dan dampaknya terhadap pengawasan impor serta perlindungan industri domestik.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.