IHSG menguat 0,69 persen, sektor energi hingga keuangan menopang penutupan
Perdagangan saham di Jakarta berakhir positif pada Senin, 6 Juli 2026, dengan mayoritas emiten mencatat kenaikan dan nilai transaksi mencapai Rp9,3 triliun. Penguatan indeks utama juga diikuti kenaikan sejumlah indeks unggulan serta lonjakan saham lapis bawah seperti LAPD, NTBK, dan BELL.
Sorotan
- IHSG naik 0,69 persen atau 40,29 poin ke 5.916 dengan nilai transaksi Rp9,3 triliun dan volume 18,4 miliar saham pada 6 Juli 2026.
- Indeks sektoral utama—energi, keuangan, konsumer siklikal, bahan baku, industri, teknologi—mendorong penguatan indeks, sementara konsumer non siklikal dan infrastruktur melemah.
- Saham PT Leyand International Tbk (LAPD) melonjak 34,48 persen ke Rp78, sementara PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) turun 15 persen ke Rp2.890.
Pergerakan indeks dan aktivitas perdagangan
Seperti dilaporkan Okezone Economy Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan ditutup naik 40,29 poin atau 0,69 persen ke level 5.916 pada perdagangan hari ini.Pada penutupan perdagangan Senin, 6 Juli 2026, sebanyak 403 saham menguat, 259 saham melemah, dan 297 saham stagnan. Total transaksi mencapai Rp9,3 triliun dari 18,4 miliar saham yang diperdagangkan.
Penguatan juga terlihat pada sejumlah indeks utama lain. Indeks LQ45 naik 0,46 persen ke 584, indeks JII bertambah 0,50 persen ke 349, indeks IDX30 menguat 0,56 persen ke 330, dan indeks MNC36 naik 0,83 persen ke 256.
Dukungan sektoral dan saham penggerak
Sebagian besar indeks sektoral berada di zona hijau, dipimpin oleh energi, konsumer siklikal, bahan baku, industri, teknologi, keuangan, properti, transportasi, dan kesehatan. Di sisi lain, sektor konsumer non siklikal dan infrastruktur tercatat melemah.Pada daftar top gainers, saham PT Leyand International Tbk (LAPD) melonjak 34,48 persen ke Rp78, PT Nusatama Berkah Tbk (NTBK) naik 34 persen ke Rp67, dan PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL) bertambah 27,08 persen ke Rp122.
Untuk top losers, PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) turun 15 persen ke Rp2.890, Panin Asset Management melemah 12,44 persen ke Rp394, dan PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN) turun 10,08 persen ke Rp535. Komposisi sektor yang dominan menguat menunjukkan sentimen pasar domestik tetap menopang pergerakan indeks pada penutupan sesi.
Dalam ulasan kami sebelumnya tentang proyeksi IHSG menguji level 5.900, kami mencatat indeks berpeluang melanjutkan penguatan dengan kisaran pergerakan 5.840–5.950 selama bertahan di area support 5.830–5.850. Sentimen yang menopang saat itu mencakup ekspektasi suku bunga global yang lebih akomodatif, stabilnya harga minyak, penguatan rupiah, serta dorongan dari sektor domestik yang mayoritas menguat didukung aksi bargain hunting dan data PMI Asia yang ekspansif.
Berita Terbaru
- Forex
- Crypto