Nasdaq pimpin penguatan pasar menjelang data jasa AS
Kontrak berjangka saham AS naik pada hari Senin karena saham teknologi kembali menguat setelah penarikan mundur saham chip pada akhir Juni. Kontrak berjangka Nasdaq 100 memimpin kenaikan, menandakan kembalinya minat tentatif terhadap perdagangan AI menjelang data jasa dan risalah Federal Reserve akhir pekan ini.
Sorotan
- Kontrak berjangka AS naik, dipimpin oleh Nasdaq 100.
- Saham teknologi memimpin setelah tekanan sektor chip baru-baru ini.
- Data jasa dapat membentuk prospek suku bunga pasar.
- Risalah Fed hari Rabu tetap menjadi fokus.
Artikel ini diterjemahkan dari aslinya. Baca versi asli oleh koresponden kami di sini.
Kontrak berjangka teknologi dorong pergerakan
Kontrak berjangka Nasdaq 100 naik 1,04% ke 29.863,75, kontrak berjangka S&P 500 naik 0,45% ke 7.562,00, dan kontrak berjangka Dow Jones Industrial Average menguat 0,07% ke 53.220,00. Kenaikan ini menyusul pekan yang dipersingkat libur yang mendorong investor untuk menilai kembali posisi pada pemimpin teknologi pasar, lapor Yahoo Finance.
Saham teknologi sempat tertekan pada akhir Juni, dengan saham chip memimpin penurunan. Saham Micron anjlok 19% pekan lalu, membebani sentimen di seluruh kelompok semikonduktor.
Namun, pergerakan kontrak berjangka hari Senin menunjukkan bahwa investor belum meninggalkan perdagangan terkait AI. Ahli strategi JPMorgan mengatakan siklus super AI dapat membantu mendorong S&P 500 lebih tinggi tahun ini, meskipun jalurnya tetap tidak merata, menurut Yahoo Finance.
Data ekonomi kembali jadi fokus
Ujian pasar berikutnya adalah makroekonomi. Investor memantau data jasa AS untuk mencari tanda-tanda apakah aktivitas ekonomi mendingin setelah laporan pekerjaan Juni yang mengecewakan mengatur ulang ekspektasi suku bunga. Data yang lebih lemah dapat memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve mungkin menghindari kenaikan suku bunga lebih lanjut, sementara angka yang lebih kuat dapat mempertahankan ketidakpastian kebijakan.
Risalah Fed yang akan dirilis hari Rabu juga akan dipantau ketat. Rilis tersebut diharapkan memberi investor detail lebih lanjut tentang pemikiran bank sentral setelah pertemuan pertamanya di bawah Kevin Warsh, dengan pasar mencari petunjuk tentang inflasi, pertumbuhan, dan jalur suku bunga di masa depan.
Pengaturan yang lebih luas tetap konstruktif, tetapi tidak lagi sepihak seperti awal tahun ini. Analis masih melihat dukungan dari laba dan likuiditas, namun volatilitas baru-baru ini pada saham AI dan semikonduktor telah membuat investor lebih sensitif terhadap tanda-tanda perlambatan permintaan atau valuasi yang terlalu tinggi.
Perdagangan AI hadapi ujian lain
Kenaikan hari Senin penting karena Nasdaq adalah tolok ukur paling jelas apakah investor bersedia kembali ke saham pertumbuhan dan teknologi setelah periode yang volatil. Rebound pada kontrak berjangka menunjukkan pembeli masih siap mendukung tema AI, tetapi pasar juga menunggu konfirmasi dari data ekonomi dan sinyal Fed.
Perbedaan antara kenaikan Nasdaq sebesar 1,04% dan pergerakan Dow sebesar 0,07% menunjukkan bahwa investor lebih memilih teknologi daripada eksposur industri blue-chip di awal pekan. Hal itu membuat reli pasar bergantung pada kelompok saham teknologi dan terkait AI yang sempit namun kuat. Apakah kepemimpinan itu akan meluas akan membantu menentukan seberapa tahan lama kenaikan di paruh kedua ini.
Sebelumnya, kami melaporkan bahwa harga minyak naik meskipun ada rencana OPEC+ untuk meningkatkan produksi.
Berita Nasdaq Terbaru
- Forex
- Crypto