India tawarkan kemitraan dukung visi Indonesia Emas 2045

India tawarkan kemitraan dukung visi Indonesia Emas 2045
India dukung Indonesia Emas

Di tengah penguatan hubungan strategis Asia, India menyatakan kesiapan untuk menjadi mitra Indonesia dalam mendukung target pembangunan jangka panjang menuju Indonesia Emas 2045. Komitmen itu disampaikan Perdana Menteri Narendra Modi saat kunjungan kenegaraan ke parlemen di Jakarta, sekaligus menautkan agenda tersebut dengan visi India Maju 2047.

Sorotan

  • Narendra Modi mengusulkan penguatan kemitraan strategis antara India dan Indonesia untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045 dan Viksit Bharat 2047.
  • Modi dan Presiden Prabowo Subianto berdiskusi mendalam tentang peluang bilateral yang dapat membentuk potensi ekonomi baru antara kedua negara.
  • Kemitraan Indonesia-India berpotensi memperluas kerja sama maritim, perdagangan, dan pembangunan ekonomi jangka panjang di kawasan Asia.

Kemitraan strategis dalam agenda pembangunan

Seperti dilaporkan Kompas.com, Narendra Modi menyampaikan bahwa India dan Indonesia memiliki kesamaan perjalanan sejarah karena meraih kemerdekaan dalam kurun waktu yang berdekatan. Dalam pidatonya di hadapan anggota DPR, DPD, dan MPR RI pada Selasa (7/7/2026), ia menilai kesamaan pengalaman itu kini berlanjut pada ambisi pembangunan jangka panjang kedua negara.

Modi mengatakan Indonesia sedang melangkah menuju visi Indonesia Emas 2045, sementara India bekerja menuju visi Viksit Bharat 2047, atau India Maju 2047. Menurut dia, kesamaan visi tersebut menjadi landasan untuk memperkuat kemitraan strategis pada masa mendatang.

Ia juga menyebut kedua negara sama-sama memiliki populasi muda, termasuk dalam kelompok ekonomi besar dengan pertumbuhan tercepat, serta berperan sebagai kekuatan maritim utama. Modi menambahkan Indonesia dan India juga merupakan suara penting dari Global South dan mitra alami untuk masa depan.

Dampak bagi hubungan ekonomi dan kawasan

Dalam pidatonya, Modi mengajak Indonesia mempererat hubungan bilateral agar niat baik dan kepercayaan antara kedua negara dapat diubah menjadi peluang baru bagi masyarakat masing-masing. Ia mengatakan pembahasan mendalam mengenai arah hubungan itu telah dilakukan bersama Presiden Prabowo Subianto.

Kunjungan kenegaraan ini juga mempertegas pentingnya Indonesia bagi agenda diplomasi dan kerja sama regional India. Modi tiba di Kompleks Parlemen sekitar pukul 16.19 WIB, disambut Ketua DPR Puan Maharani, lalu bertemu Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Ketua MPR Ahmad Muzani, dan Ketua DPD Sultan B Najamuddin sebelum menyampaikan pidato resmi.

Bagi kawasan, dorongan memperkuat kemitraan Indonesia-India berpotensi membuka ruang kerja sama lebih luas di sektor maritim, perdagangan, dan pembangunan ekonomi jangka panjang. Penekanan pada visi 2045 dan 2047 menunjukkan kedua negara berupaya menempatkan hubungan bilateral sebagai bagian dari strategi pertumbuhan dan pengaruh di antara ekonomi utama Asia.

Dalam liputan kami sebelumnya tentang penandatanganan 16 kesepakatan Indonesia-India di Jakarta pada 7 Juli 2026, kami mengulas perluasan Kemitraan Strategis Komprehensif ke sektor maritim, kebencanaan, telekomunikasi, kesehatan, pertanian, hingga pelestarian Candi Prambanan. Kami juga menyoroti masuknya agenda pertahanan melalui kontrak sistem rudal BrahMos serta peluang investasi dan transfer teknologi yang dapat memperkuat stabilitas kawasan.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.