Industri pergadaian catat pertumbuhan pembiayaan 57,97% hingga Mei 2026
Kinerja industri pergadaian di Indonesia terus menguat hingga Mei 2026, ditopang kenaikan penyaluran pembiayaan dan pertumbuhan aset yang tetap tinggi. Porsi terbesar pembiayaan masih berasal dari produk gadai, sementara profil risiko kredit disebut tetap terjaga di tengah ekspansi industri.
Sorotan
- OJK mencatat penyaluran pembiayaan industri pergadaian mencapai Rp 163,27 triliun per Mei 2026, tumbuh 57,97% year on year dengan risiko kredit terjaga.
- Aset industri pergadaian naik 55,72% menjadi Rp 193,76 triliun per Mei 2026 dibandingkan Rp 124,43 triliun di periode yang sama tahun lalu.
- Hingga Maret 2026 terdapat 176 perusahaan pergadaian berizin, mencerminkan ekspansi industri di seluruh Indonesia serta penguatan kelembagaan sektor nonbank.
Pertumbuhan pembiayaan dan aset per Mei 2026
Seperti dilaporkan KONTAN Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan mencatat penyaluran pembiayaan industri pergadaian mencapai Rp 163,27 triliun per Mei 2026. Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Agusman, mengatakan nilai itu tumbuh 57,97% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dengan tingkat risiko kredit yang masih terjaga.Pertumbuhan tersebut lebih tinggi dibandingkan posisi April 2026, saat penyaluran pembiayaan industri pergadaian tercatat tumbuh 56,80% secara year on year. Dari total pembiayaan per Mei 2026, sebesar Rp 137,20 triliun disalurkan melalui produk gadai, atau setara 84,03% dari keseluruhan pembiayaan industri.
Di sisi neraca, nilai aset industri pergadaian mencapai Rp 193,76 triliun per Mei 2026. Angka ini naik 55,72% dari Rp 124,43 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
Dampak bagi sektor jasa keuangan nasional
Perkembangan ini menunjukkan industri pergadaian masih menjadi salah satu penopang pembiayaan di segmen jasa keuangan nonbank, khususnya untuk kebutuhan dana cepat berbasis agunan. Dominasi produk gadai juga menandakan model bisnis inti industri tetap menjadi penggerak utama pertumbuhan penyaluran.OJK juga mencatat terdapat 176 perusahaan pergadaian yang telah memperoleh izin usaha hingga Maret 2026, dengan cakupan bisnis di tingkat kabupaten atau kota, provinsi, dan nasional. Jumlah pelaku berizin ini memberi gambaran bahwa ekspansi industri berlangsung bersamaan dengan penguatan basis kelembagaan di berbagai wilayah Indonesia.
Ekspansi jaringan PT Budi Gadai Indonesia pada 2026 sebelumnya kami soroti sebagai upaya menangkap peluang pasar pergadaian yang masih besar, terutama dari segmen yang belum terlayani layanan keuangan formal dan pelaku UMKM. Perusahaan menargetkan pembukaan 12 cabang sepanjang tahun ini agar total jaringan menjadi 46 kantor, sembari memperkuat layanan, transformasi digital, serta tata kelola dan manajemen risiko. Kinerjanya juga tercermin dari penyaluran pembiayaan yang tumbuh 53,2% secara tahunan per Maret 2026.
Berita AUD/USD Terbaru
- Forex
- Crypto