Unitlink saham mencatat kontraksi lebih dalam pada Juni 2026, 10 produk ini tetap membukukan return tertinggi

Unitlink saham mencatat kontraksi lebih dalam pada Juni 2026, 10 produk ini tetap membukukan return tertinggi
Unitlink saham tetap untung

Tekanan di pasar modal Indonesia membuat rata-rata return unitlink berbasis saham mencatat pelemahan terdalam sepanjang Juni 2026 dibandingkan jenis unitlink lainnya. Di tengah kontraksi rata-rata 5,50%, sejumlah produk masih mampu menghasilkan imbal hasil positif dan melampaui rerata kategori saham.

Sorotan

  • Rata-rata return unitlink saham terkontraksi 5,50% pada Juni 2026, lebih dalam dari kontraksi 4,76% pada Mei 2026 menurut Infovesta.
  • Manulife Dana Ekuitas Teknologi Kesehatan Global Dolar U.S. mencatat return tertinggi 6,32% di Juni 2026, diikuti Excellink Global Equity Dollar 3,55%.
  • IHSG yang masih tertekan menjadi faktor utama kontraksi unitlink saham, sementara unitlink pasar uang mencatat rata-rata return positif 0,27% di Juni 2026.

Peringkat produk dengan return tertinggi

Seperti dilaporkan KONTAN Indonesia, data Infovesta menunjukkan rata-rata return unitlink berbasis saham terkontraksi 5,50% pada Juni 2026, lebih dalam dari kontraksi 4,76% pada Mei 2026. Meski mayoritas produk mencatat pelemahan, ada 10 unitlink saham yang return-nya tetap berada di atas rata-rata kategori tersebut.

Peringkat pertama ditempati Manulife Dana Ekuitas Teknologi Kesehatan Global Dolar U.S. milik PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia dengan return 6,32% pada Juni 2026. Posisi kedua ditempati Excellink Global Equity Dollar milik PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk dengan return 3,55%, disusul Excellink Global Aggressive Dollar dari perusahaan yang sama dengan return 3,42%.

Posisi keempat ditempati USD Prime Emerging Market Equity Fund milik PT AIA Financial dengan imbal hasil 1,96%. Posisi kelima hingga ketujuh masing-masing ditempati Manulife Dana Ekuitas Asia Pasific - IDR sebesar 1,77%, Manulife Dana Ekuitas Global Dollar sebesar 1,03%, dan Smartwealth Dollar Equity Global Artificial Intelligence Fund milik PT Asuransi Allianz Life Indonesia sebesar 0,66%.

Peringkat kedelapan dan kesembilan ditempati PRUlink U.S. Dollar Global Tech Equity Fund serta PRUlink U.S. Dollar Global Tech Equity Income Fund milik PT Prudential Life Assurance, masing-masing dengan return 0,60%. Posisi kesepuluh ditempati Manulife Dana Ekuitas Asia Pasific - USD milik PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia dengan return 0,52% pada Juni 2026.

Tekanan IHSG membayangi kinerja industri

Head of Research Infovesta Utama, Wawan Hendrayana, mengatakan kontraksi mendalam pada unitlink saham tidak terlepas dari Indeks Harga Saham Gabungan, atau IHSG, yang masih tertekan. Menurut dia, selama IHSG masih berada dalam tekanan, kinerja unitlink saham juga tetap negatif.

Wawan juga memperkirakan kinerja unitlink berbasis saham masih akan sulit terdorong ke zona positif dalam waktu ke depan karena pasar modal Indonesia belum menunjukkan penguatan yang signifikan. Kondisi ini menandakan produk dengan return positif pada Juni 2026 masih menjadi pengecualian di tengah tren pelemahan yang lebih luas.

Data Infovesta juga menunjukkan rata-rata return unitlink berbasis campuran terkontraksi 3,03% pada Juni 2026, sedangkan unitlink pendapatan tetap turun 0,79%. Sementara itu, unitlink berbasis pasar uang menjadi satu-satunya kelompok yang masih mencatat kinerja positif, dengan rata-rata return 0,27%.

Dalam artikel kami sebelumnya tentang tekanan pasar modal Indonesia yang membebani kinerja unitlink saham hingga Juni 2026, kami mencatat rata-rata return unitlink saham terkontraksi 13,39% secara year to date seiring pelemahan IHSG. Meski begitu, sejumlah produk masih mencetak imbal hasil jauh di atas rerata kategori, dengan Manulife Dana Ekuitas Asia Pasific - IDR dan Manulife Dana Ekuitas Asia Pasific - USD memimpin peringkat, sementara unitlink pasar uang menjadi satu-satunya kelompok yang tetap positif.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.