IHSG menguat pada sesi I, sektor barang baku dan energi menopang perdagangan Jakarta
Perdagangan saham di Jakarta pada sesi I Kamis, 9 Juli 2026, bergerak fluktuatif sebelum akhirnya ditutup menguat. IHSG naik 12,33 poin atau 0,21 persen ke level 5.885, setelah sempat menyentuh level terendah 5.839,67 dan tertinggi harian 5.904,39.
Sorotan
- IHSG menguat di kisaran 5.885 pada sesi I dengan nilai transaksi Rp6,712 triliun dan kapitalisasi pasar Rp10.286 triliun.
- Sektor barang baku naik 1,56 persen dan energi naik 1,43 persen menjadi penopang utama penguatan IHSG sesi I.
- Sektor kesehatan turun 1,27 persen sementara sektor keuangan, properti, infrastruktur, dan teknologi juga melemah meski mayoritas sektor menguat.
Pergerakan indeks dan aktivitas transaksi sesi I
Seperti dilaporkan Okezone Economy Indonesia, aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia pada paruh pertama hari itu berlangsung cukup ramai dengan nilai transaksi mencapai Rp6,712 triliun.Volume perdagangan tercatat sebanyak 15,73 miliar saham yang berpindah tangan melalui 1,457 juta kali transaksi. Menjelang jeda siang, kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp10.286 triliun, sementara indeks mampu mempertahankan penguatan di kisaran 5.885.
Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, sebanyak 330 saham ditutup menguat, 290 saham melemah, dan 344 saham bergerak stagnan. Komposisi ini menunjukkan penguatan indeks terjadi di tengah pergerakan pasar yang masih bercampur.
Dukungan sektoral dan area tekanan pasar
Mayoritas indeks sektoral berakhir di zona hijau dan menjadi penopang utama penguatan IHSG pada sesi I. Sektor barang baku memimpin kenaikan dengan penguatan 1,56 persen, diikuti sektor energi 1,43 persen, sektor transportasi 1,40 persen, dan sektor perindustrian 1,17 persen.Sektor barang konsumsi non-primer juga naik 0,59 persen, sementara sektor barang konsumsi primer bertambah 0,41 persen. Di sisi lain, tekanan masih terlihat pada sektor kesehatan yang turun 1,27 persen, disusul sektor keuangan 0,28 persen, properti 0,18 persen, infrastruktur 0,15 persen, dan teknologi 0,08 persen.
Dalam artikel kami sebelumnya tentang pembukaan IHSG yang melemah ke level 5.865, kami mengulas tekanan jual di menit-menit awal meski aktivitas transaksi sudah ramai. Kami juga menyoroti sektor energi sebagai penopang utama saat indeks masih tertekan, serta perbedaan jumlah saham yang turun dan naik sebagai cerminan sikap pasar yang berhati-hati.
Berita AUD/USD Terbaru
- Forex
- Crypto