IHSG menguat ke 5.924, RANS pimpin kenaikan saham di Bursa Efek Indonesia
Perdagangan saham Indonesia pada Jumat, 10 Juli 2026, berakhir di wilayah positif dengan penguatan tipis pada Indeks Harga Saham Gabungan. Nilai transaksi mencapai Rp8,8 triliun, sementara mayoritas indeks utama dan sebagian besar sektor mencatat kenaikan.
Sorotan
- IHSG naik 11,92 poin atau 0,20 persen ke 5.924, dengan volume transaksi mencapai 15,5 miliar saham dan 383 saham menguat.
- Indeks LQ45 naik 0,32 persen ke 589 dan indeks JII menguat 0,88 persen ke 348, menunjukkan kekuatan pada saham kapitalisasi besar dan syariah.
- Saham PT Prodia Diagnostic Line Tbk melonjak 34,57 persen ke Rp218, RANS naik 34,12 persen ke Rp228, dan BKDP menguat 33,77 persen ke Rp103.
Kinerja indeks dan aktivitas perdagangan
Seperti dilaporkan Okezone Economy Indonesia, IHSG bertambah 11,92 poin atau 0,20 persen menjadi 5.924 pada penutupan sesi perdagangan terakhir hari ini. Di akhir perdagangan, sebanyak 383 saham menguat, 252 saham melemah, dan 330 saham stagnan, dengan total 15,5 miliar saham diperdagangkan.Indeks LQ45 naik 0,32 persen ke 589, indeks JII menguat 0,88 persen ke 348, indeks IDX30 bertambah 0,28 persen ke 333, dan indeks MNC36 naik 0,22 persen ke 257. Pergerakan ini menunjukkan penguatan yang juga terjadi pada kelompok saham berkapitalisasi besar dan saham berbasis syariah.
Sektor hijau dan pergerakan saham unggulan
Mayoritas indeks sektoral berada di zona hijau, meliputi energi, konsumer siklikal, bahan baku, keuangan, properti, transportasi, konsumer non siklikal, dan teknologi. Sementara itu, sektor infrastruktur, industri, dan kesehatan menjadi kelompok yang melemah pada penutupan perdagangan.Di jajaran top gainers, saham PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) melonjak 34,57 persen ke Rp218, PT Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS) naik 34,12 persen ke Rp228, dan PT Bukit Darmo Property Tbk (BKDP) menguat 33,77 persen ke Rp103. Pada sisi pelemahan, PT Niramas Utama Tbk (JELI) turun 14,81 persen ke Rp1.495, PT Bekasi Asri Pemula Tbk (BAPA) melemah 14,55 persen ke Rp282, dan PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) turun 13,86 persen ke Rp1.430.
Dalam ulasan kami sebelumnya tentang prospek IHSG di tengah volatilitas global, Kadin Indonesia menilai pasar saham domestik tetap ditopang fundamental ekonomi yang kuat dan memproyeksikan IHSG berpeluang melampaui puncak sebelumnya dalam tiga tahun. Artikel itu juga menyoroti bahwa fluktuasi jangka pendek, termasuk tekanan pada rupiah, dipandang wajar selama kebijakan tetap fokus menjaga pertumbuhan, inflasi, konsumsi, ekspor, dan investasi.
Berita Real Estate Terbaru
- Forex
- Crypto