Indodax menyoroti tokenisasi aset sebagai pendorong pertumbuhan pasar kripto
Minat terhadap Real World Assets, atau RWA, meningkat di industri aset kripto global ketika lembaga keuangan makin memanfaatkan teknologi blockchain. Perkembangan ini dipandang memperluas akses investor ke aset global sekaligus mendukung pertumbuhan ekosistem aset digital dalam beberapa tahun ke depan.
Sorotan
- Laporan Citi Institute memproyeksikan nilai aset dunia yang ditokenisasi naik dari sekitar U.S.$17 miliar saat ini menjadi U.S.$5,5 triliun pada 2030.
- Chief Marketing Indodax Aloysia Dian menyatakan tokenisasi aset menambah jenis aset baru dan meningkatkan efisiensi, transparansi, serta aksesibilitas di sektor keuangan melalui blockchain.
- Indodax menawarkan lebih dari 20 aset bertema RWA, termasuk tujuh tokenized stocks, memperluas diversifikasi dan akses investor ke perusahaan global seperti Apple, Amazon, dan Tesla.
Proyeksi pasar dan adopsi tokenisasi
Seperti dilaporkan Okezone Economy Indonesia, laporan Citi Institute berjudul Tokenization 2030 memperkirakan nilai aset dunia yang ditokenisasi dapat mencapai U.S.$5,5 triliun pada 2030, dari valuasi pasar saat ini sekitar U.S.$17 miliar.Chief Marketing Indodax Aloysia Dian mengatakan tokenisasi aset menjadi salah satu inovasi paling menarik di industri blockchain karena menjembatani aset keuangan tradisional dengan teknologi digital agar lebih mudah diakses. Menurut dia, pendekatan ini tidak hanya menghadirkan jenis aset baru, tetapi juga menunjukkan penggunaan blockchain untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan aksesibilitas di sektor keuangan.
Dampak bagi diversifikasi investor
Ia menambahkan tokenisasi memungkinkan berbagai aset, seperti saham, obligasi, komoditas, hingga aset alternatif, direpresentasikan dalam bentuk token digital sehingga dapat diperdagangkan lebih efisien dengan dukungan blockchain.Di Indodax, saat ini tersedia lebih dari 20 aset bertema RWA, termasuk tujuh tokenized stocks yang merepresentasikan pergerakan harga saham perusahaan global seperti Apple, Amazon, Alphabet, NVIDIA, Tesla, Circle, dan Coinbase. Kehadiran instrumen tersebut memperluas pilihan diversifikasi di pasar kripto serta membuka akses bagi investor untuk memperoleh eksposur terhadap sektor ekonomi global.
Dalam artikel kami sebelumnya tentang pergerakan saham Alphabet (GOOGL), kami mengulas harga yang melemah tipis dan sinyal teknikal yang campuran, dengan skenario utama pergerakan cenderung berkonsolidasi dalam rentang tertentu. Kami juga menyoroti level resistance kunci serta peluang breakout naik jika harga bertahan di atas area support, sambil mencatat bahwa faktor fundamental seperti fokus investasi AI masih memberi dukungan.
- Forex
- Crypto