Ketegangan di Timur Tengah dan dukungan teknikal mendorong Dolar Selandia Baru terhadap Dolar AS naik lebih dari 1%
Dolar Selandia Baru terhadap Dolar AS (NZD/USD) naik 1,28% setelah serangan rudal AS terbaru ke Iran memicu permintaan aset safe haven pada Dolar AS namun membuat pasangan ini tetap stabil, menyoroti sentimen risiko yang tetap tangguh. Pergerakan ini didukung dalam jangka pendek dan menengah oleh posisi pasangan ini di atas rata-rata pergerakan 20 dan 50 hari, meskipun tren jangka panjang masih tertahan oleh resistensi tepat di bawah rata-rata pergerakan 200 hari.
Artikel ini diterjemahkan dari aslinya. Baca versi asli oleh koresponden kami di sini.
Sorotan
- Ketegangan geopolitik yang meningkat akibat serangan AS terbaru ke Iran mengangkat Dolar AS, membuat NZD/USD tetap tertekan di kisaran 0,5760.
- Pasangan mata uang ini masih tertekan oleh aversi risiko global dan perbedaan imbal hasil yang menguntungkan Dolar AS di tengah ketidakpastian Timur Tengah.
- NZD/USD menunjukkan momentum naik jangka pendek namun menghadapi resistensi di 0,5841, dengan sinyal teknikal campuran dan peluang turun 62% dalam rentang 0,5766–0,5881 selama lima hari.
Ketegangan geopolitik dan perbedaan kebijakan bank sentral menopang permintaan dolar
Pasangan mata uang NZD/USD bergerak datar di kisaran 0,5760 pada awal sesi Eropa setelah serangan rudal AS terbaru ke Iran, yang meningkatkan ketegangan geopolitik dan mendorong permintaan Dolar AS sebagai aset safe haven. Ketidakpastian yang berlanjut di Timur Tengah dan perbedaan suku bunga antara Reserve Bank of New Zealand dan Federal Reserve AS terus memengaruhi pasangan ini. Ketika aversi risiko global meningkat, permintaan terhadap Dolar AS biasanya naik, sehingga menekan Dolar Selandia Baru.
Momen jangka pendek bertahan meski ada resistensi jangka panjang dan sinyal campuran
NZD/USD diperdagangkan di atas rata-rata pergerakan 20 hari dan 50 hari di $0,5696 dan $0,5789, namun tetap berada tepat di bawah rata-rata pergerakan 200 hari di $0,5851, menandakan momentum naik jangka pendek dan menengah sementara tren jangka panjang masih tertahan. Harga bergerak menuju batas atas jangka pendek di $0,5841 dengan support langsung di $0,5789, saat pasangan ini bertahan sedikit di atas Ichimoku Kijun di $0,5748. Secara keseluruhan, posisi MA-50 terhadap MA-200 masih menunjukkan setup bearish jangka panjang. Sinyal momentum campuran: MACD menunjukkan tekanan jual kuat, sementara RSI di 54,45 dan Bull/Bear Power (BBP) di atas nol menandakan pembeli masih dominan. Baik Stochastic RSI maupun Commodity Channel Index (CCI) menandai kondisi overbought, mengindikasikan reli mungkin sudah terlalu jauh. Pasangan ini naik $0,00734 atau 1,28% hari ini, dengan gap naik sekitar 0,0042 (0,73%) saat pembukaan. Harga saat ini berada dekat level tertinggi sesi, dan volatilitas intraday moderat di 0,99%, mencerminkan kekuatan menuju level tinggi meski ada sinyal overbought dan indikator momentum yang bertentangan.
Sebelumnya, analis mencatat bahwa NZD/USD mengalami kenaikan jangka pendek di tengah risiko geopolitik yang meningkat, namun masih dalam kerangka bearish yang lebih luas. Dengan sinyal momentum yang masih campuran dan volatilitas yang kemungkinan tetap tinggi, trader perlu mencermati pergerakan tegas di luar rentang volatilitas $0,5766 hingga $0,5881 dalam beberapa sesi mendatang.
- Forex
- Crypto